TK Nasima Jalan-jalan Sambil Belajar Bersama Kalijaga

2019-04-11 10:28:00

Anak-anak usia dini TK A Nasima berfoto dengan guru dan petugas PT KAI sebelum kereta datang


Minggir dong ... minggir dong ... minggir dong …

Awas kereta api mau lewat, jangan di tengah-tengah nanti bisa tertabrak

Minggir dong … minggir dong … minggir dong …


             Begitulah nyanyian 40 peserta didik TK A Nasima yang membuat riuh Stasiun Tawang Semarang pada Selasa pagi 19/3/2019. Mereka menyanyi lagu sederhana tersebut berulang kali diselingi yel-yel dan cerita ibu-ibu gurunya di sepanjang perjalanan dari sekolah menuju stasiun. Anak-anak usia dini tersebut berangkat dari KB-TK Nasima di Jalan Puspanjolo Tengah Raya Nomor 69 Semarang pada pukul 07.30 WIB. Didampingi 6 orang guru mereka berangkat menggunakan armada antar jemput Sekolah Nasima menuju stasiun yang berarsitektur kolonial tersebut.

Dengan berseragam lengkap dan tas penuh bekal mereka siap belajar seraya bermain bertema angkutan umum, khususnya kereta api. Sesampai di stasiun anak-anak yang ceria dan penuh semangat tersebut memperoleh penjelasan seputar jasa transportasi kereta api. Dua staf PT KAI, Talitha dan Daniel menjelaskan secara cukup detail proses menggunakan jasa transportasi kereta api. Anak-anak mendapat penjelasan dan demonstrasi proses membeli tiket, tata cara masuk stasiun, dan tips menaiki kereta api secara aman.

           Masy’al, peserta didik TK A1 Nasima langsung tunjuk jari, “Saya dulu Bu yang beli tiket!” Akhirnya, semua anak pun mengikutinya, ingin segera mendapat tiket naik kereta api. Karena kereta yang ditunggu belum datang, mereka kembali mendapat penjelasan tentang proses check in, cara mendapatkan informasi melalui customer service, dan proses boarding. Selain itu juga memperoleh penjelasan mengenai tugas masinis, kondektur, dan petugas lainnya yang ada di dalam kereta api maupun stasiun. Segala yang berhubungan dengan kereta api seperti loket, rel kereta, loko, dan gerbong tak terlewat dijelaskan.


Proses pemeriksaan tiket oleh kondektur KA Kalijaga. Anak-anak riang gembira menunjukkan tiketnya

Tiket sudah dipegang dan penjelasan pun lengkap diterima anak-anak. Kereta api yang ditunggu pun tiba di Stasiun Tawang. Inilah saatnya mempraktikkan pengetahuan baru yang telah didapatkan. Mereka segera merasakan langsung naik kereta api Kalijaga jurusan atau relasi Semarang-Solo. Binar kebahagiaan pun terpancar di wajah anak-anak TK Nasima.  Mereka nampak riang dan selalu bernyanyi sepanjang perjalanan.

Kondektur KA Kalijaga,  Sugiyo berjalan dari gerbong ke gerbong untuk memeriksa tiket. Anak-anak pun tertib menunjukkan tiket yang dipunyainya ke kondektur. Eits, ternyata perjalanan anak-anak Nasima tidak sampai ke Solo alias Surakarta. Mereka turun di Stasiun Brumbung, Mranggen, Kabupaten Demak. Sesampainya di Stasiun Brumbung anak anak bersiap untuk turun dengan berbaris rapi dan tertib antri untuk turun dari kereta yang dinaikinya sekitar 30 menit.

Guru pendamping kegiatan, Atik Kustiyah SPd sangat bangga dengan anak-anak didiknya yang selalu tertib, ceria, dan semangat sejak dari sekolah, di stasiun, di kereta, maupun saat turun di Brumbung. “Kegiatan belajar seraya bermain ini sangat efektif memfasilitasi tumbuh kembang pengetahuan anak usia dini. Mereka memperoleh pengetahuan sekaligus praktik secara langsung dan menyenangkan. Satu nilai plus dari wisata edukasi  seperti ini adalah terciptanya kegemaran naik angkutan umum serta tumbuh rasa memiliki dan cinta kereta api karya anak bangsa Indonesia sejak dini,” kata Wakil Kepala KB-TK Nasima, Anik Sucianti SPsi MSi.

Tujuan tambahan dari kegiatan ini adalah melatih anak usia dini supaya sabar mengantri, dapat bersosialisasi dengan orang lain, berbagi tempat duduk dan bekal dengan teman, serta menghargai petugas maupun penumpang lain. Anak-anak pun memperoleh variasi lokasi dan jenis kegiatan belajar seraya bermain yang menyenangkan. Dari Brumbung Demak ke Semarang mereka kembali naik armada antar jemput Sekolah Nasima yang telah menunggunya.  (Yossy)

Messages