JUARA AISEF 2026: Tim Peneliti Muda SMP Nasima (paling kanan) sebagai peraih medali emas berfoto dengan tim dari sekolah lain yang meraih medali perak dan perunggu. Mereka semua merupakan juara ajang ASEAN Innovative Science, Environment, and Entrepreuneurship Fair (AISEEF) di Universitas Diponegoro Semarang (Kamis 12/2/2026).
Prestasi luar biasa kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan Kota Semarang di kancah Internasional. Sebanyak tiga tim peneliti remaja dari SMP Nasima Semarang yang diterjunkan dalam ajang ASEAN Innovative Science, Environmental & Entrepreneur Fair (AISEF) 2026 di Universitas Diponegoro (UNDIP) berhasil menyapu bersih medali emas pada Kamis (12/2/2026). Para inovator muda yang terdiri dari peserta didik kelas 8 dan kelas 7 ini membuktikan keunggulan mereka melalui ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) dengan meraih predikat Winner Announcement of Innovation Science.
Proses panjang menuju panggung juara dimulai sejak awal semester 1 tahun ajaran 2025/2026 melalui tahap brainstorming dan perumusan masalah. Selama tiga bulan, para siswa melakukan percobaan intensif di laboratorium sains SMP Nasima serta melakukan uji pembanding di beberapa laboratorium perguruan tinggi di Semarang untuk memvalidasi akurasi riset mereka. Latihan presentasi dan inventarisasi daftar pertanyaan serta jawaban berbahasa Inggris dilakukan secara intensif dalam waktu sebulan terakhir untuk menghadapi dewan juri internasional.
Ketekunan dalam menyusun laporan riset dan kesiapan menjawab tantangan dewan juri menjadi kunci keberhasilan mereka di ajang bergengsi ini. Fokus penelitian mereka sangat aplikatif, mulai dari pemanfaatan limbah organik dan tanaman tradisional, penggunaan kolagen untuk kesehatan kulit kepala, hingga pemanfaatan minyak kelapa dan daun sirih sebagai solusi medis. Seluruh tim menunjukkan dedikasi tinggi dalam membuktikan bahwa inovasi berbasis sains dapat lahir dari tangan-tangan peneliti muda di tingkat sekolah menengah.
Kepala SMP Nasima, Yudina Tri Heryanti MPd, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, berkat ridha dan pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala, kerja keras anak-anak, serta doa restu dan dukungan penuh dari organ yayasan, bapak ibu guru, hingga orang tua, akhirnya semua tim mampu menjadi yang terbaik dalam ajang bergengsi para peneliti muda tersebut. Ini adalah bukti nyata bahwa semangat literasi sains dan inovasi telah tumbuh kuat dalam diri para siswa kami,” ungkapnya dengan bangga.

MEYAKINKAN JURI: Ketua Tim 2 SMP Nasima, Jalu Wigar Nusantara (menghadap kamera, paling kanan) sedang menjawab pertanyaan ujian dari salah satu juri AISEEF 2026 menggunakan bahasa Inggris di depan stand karya ilmiah timnya.
Senada dengan hal tersebut, Jalu Wigar Nusantara selaku Ketua Tim Nasima 2, mengungkapkan bahwa kemenangan ini merupakan buah dari kolaborasi dan dedikasi tinggi. “Kami sangat bersyukur usaha kolektif kami membuahkan hasil maksimal sebagai pemenang medali emas. Fokus kami bukan hanya sekadar kompetisi, tapi bagaimana menciptakan solusi nyata yang ramah lingkungan dan bermanfaat bagi masyarakat. Terima kasih kepada sekolah dan para pembimbing yang telah memfasilitasi setiap tahap riset kami hingga kami bisa berdiri dengan percaya diri di AISEF 2026,” ujar Jalu.
Tim pertama yang berhasil meraih emas mengusung penelitian berjudul “Development of a Sustainable Paper-Based Detergent Using Eco-Enzyme and Sapindus rarak as an Environmentally Friendly Cleaning Solution”. Tim ini dipimpin oleh Farroos Dilfa Yukio (8D) sebagai team leader, dengan anggota Tazkia Afena Qurrota Ayun (8D), Kiram Azka Nararya (8D), Javier Putra Setyawan (8D), Devana Oktarita Safaniya Hapsari (8D), dan Khanza Yustisia Putri Buwono (7E).
Sementara itu, tim kedua yang dipimpin oleh Jalu Wigar Nusantara (8E) melengkapi kemenangan dengan penelitian berjudul “Effectiveness of Coconut Oil and Piper betle Based Topical Anti-Inflammatory Spray as a Therapy Solution for Psoriasis”. Jalu berjuang bersama anggota tim lainnya yang terdiri dari Ziya Alfatah Ramadhan (7B), Rizki Putra Akbar (7C), Rayhan Zacky Alfarezi Mirza (7C), Faiq Nabil Musyaffa (8F), dan Marsello Febroduti Ashari (8E).

EKSTRAKURIKULER JUARA: Delapan belas peserta didik SMP Nasima yang menjadi peserta ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) menunjukkan medali emas dan piagam AISEEF 2026 setelah mampu mengharumkan nama sekolah dan Indonesia di ajang penelitian tingkat Asia Tenggara.
Tim ketiga juga sukses mencatatkan namanya sebagai pemenang lewat riset bertajuk “Formulation of an Antioxidant and Collagen Based Hair Mask to Inhibit Scalp Aging and Repair Hair Damage Cleaning Solution”. Kelompok ini dikomandoi oleh Nadia Azzahra Putri Kartikajati (8C) bersama rekan setimnya, yaitu Alea Fathina Kinanti (8B), Kayla Safania Herwani (8A), Kaylie Aleta Herwani (8C), Sarah Aulia Azzahra (8D), dan Daifa Athalia Callista Kusuma (8F). (Pram & Isniah)
