Sekolah Nasima

171 Peserta Didik Tampil Meyakinkan dalam Uji Publik Hafalan Al Qur’an

Bagikan

TAHFIDZ JUZ 27: Peserta didik kelas VIII SMP Nasima, Radhitya Adkha Bramanty (tengah menghadap kamera) didampingi ibundanya melantunkan Al Qur’an Juz 27 secara meyakinkan saat diuji Direktur Asrama dan Keagamaan YPI Nasima, Ahmad Mundzir MAg (nomor 2 dari kiri) dalam acara Uji Publik dan Khataman Al Qur’an Metode Tartiluna SMP Nasima pada Sabtu 16/5/2026.

SMP Nasima Semarang sukses menyelenggarakan kegiatan Uji Publik dan Khataman Al Qur’an Metode Tartiluna pada Sabtu, 16 Mei 2026. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh haru ini dilaksanakan di Aula Kaimana SMA Nasima, Jalan Arteri Yos Sudarso, Kota Semarang. Agenda tahunan ini dihadiri oleh jajaran organ Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima, di antaranya Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd, dan Ketua Pengawas YPI Nasima, Drs H Ragil Wiratno MH, serta ratusan orang tua wali murid yang datang untuk menyaksikan langsung capaian spiritual putra-putri mereka.

Sebanyak 171 peserta didik menunjukkan kemampuan terbaik mereka dengan sebaran capaian yang sangat variatif dan kompeten. Berdasarkan data panitia, kategori peserta terdiri dari kelompok Tartil sebanyak 48 anak, Tahfidz Juz 30 sebanyak 48 anak, dan Tahfidz Juz 29 sebanyak 36 anak. Selanjutnya, terdapat kelompok tahfidz tingkat lanjut yaitu Tahfidz Juz 27 sebanyak 4 anak, Tahfidz Juz 26 sebanyak 1 anak, Tahfidz Juz 7 sebanyak 1 anak, serta kelompok Tahfidz Surat Pilihan yang diikuti oleh 33 anak. Jalannya uji publik yang mendebarkan sekaligus membanggakan ini dipandu langsung oleh tim ahli dari Al Qur’an Learning Center (QLC), yaitu Ustadz Muhammad Maimun Fathoni MPd AH dan Ustadz Muhammad Zaenal Qowim SPd.

Suasana haru memuncak saat para peserta didik secara bergantian menjawab setiap pertanyaan penguji dengan lancar, hingga memicu rasa bangga dan tetesan air mata bahagia dari para orang tua yang hadir. Sebagai bentuk apresiasi dan keabsahan kelulusan, di akhir acara seluruh peserta menerima syahadah atau sertifikat lulus munaqosyah sesuai kategori masing-masing yang diserahkan langsung oleh Direktur Asrama dan Keagamaan YPI Nasima, Ahmad Mundzir MAg AH. Selain sertifikat, pihak sekolah juga memberikan penghargaan dan hadiah khusus kepada para peserta terbaik dari setiap kategori sebagai pelecut motivasi untuk terus menjaga hafalannya.

MEGAH DAN KHIDMAT: Ayat-ayat Al Qur’an yang dilantunkan 171 peserta didik SMP Nasima dengan nada Tartiluna menenangkan hati hadirin serta menciptakan suasana acara yang khidmat.

Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pencapaian luar biasa para peserta didik. “Kami sangat bangga melihat 171 anak-anak kita tampil dengan begitu percaya diri dan meyakinkan dalam uji publik ini. Keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai keunggulan Metode Tartiluna yang kami terapkan, mulai dari dukungan media yang lengkap, metode pembelajaran yang menarik dan efektif, hingga kesiapan guru yang berkualitas dan bersertifikasi. Selain itu, program ini diperkuat oleh sistem penjaminan mutu yang kuat serta sanad keilmuan Al Qur’an yang jelas dan tersambung langsung ke Rasulullah Muhammad shalallahu alaihi wassalam, sehingga mutu bacaan anak-anak benar-benar terjaga dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

MEMBANGGAKAN ORANG TUA: Peserta didik kelas VIII Sintang SMP Nasima, Alarice Manda Deanie Putri (tengah) membuat bangga kedua orang tuanya karena mampu menjawab soal uji publik secara lancar dan sempurna.

Ungkapan kebahagiaan dan rasa haru juga disampaikan oleh Citra Dewi Agusliana, ibunda dari Radhitya Adkha Bramanty, salah satu peserta didik kelas VIII yang sukses menuntaskan ujian hafalan Al Qur’an Juz 27 dengan nilai sempurna. “Sebagai orang tua, hari ini saya merasa sangat merinding, terharu, sekaligus bersyukur melihat perkembangan luar biasa putra kami di SMP Nasima. Menyaksikan Radhitya berdiri di panggung dan mampu melantunkan ayat Al Qur’an dengan begitu lancar di depan banyak orang adalah hadiah terindah bagi kami. Terima kasih kepada seluruh guru dan kiai di Nasima yang dengan penuh kesabaran telah membimbing anak-anak kami menjadi generasi yang dekat dengan Al Qur’an,” ungkapnya penuh emosi. (Pram)

 

 


Bagikan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *