ZIARAH AULIYA: Para pendidik Sekolah Nasima Semarang berdiri di depan gerbang kompleks pemakaman Kasepuhan Girikusumo, ranggen, Kabupaten Demak setelah selesai berziarah (Jumat 12/6/2026).
Guru dan tenaga kependidikan Sekolah Nasima Semarang yang berjumlah 33 orang melaksanakan kegiatan ziarah di Kompleks Makam Kasepuhan Girikusumo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak pada Jumat malam (12/6/2026). Para peserta yang hadir merupakan perwakilan dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima, mulai dari KB-TK Nasima, SD Nasima, SMP Nasima, hingga SMA Nasima. Kegiatan ini berlangsung khidmat di area yang berada dalam satu kawasan dengan Pondok Pesantren Girikusumo, sebuah pesantren yang saat ini diasuh oleh KH Munif Muhammad Zuhri, yang juga merupakan salah satu anggota Pembina YPI Nasima.
Selain para pendidik, sejumlah jajaran pengurus organ YPI Nasima juga tampak hadir langsung dalam rombongan jamaah tersebut. Di antaranya adalah Wakil Ketua Pengurus, Ilyas Johari SPd MM; Direktur Asrama dan Keagamaan, Ahmad Mundzir SPd MM; Direktur Humas, Muhson SPd MM; serta Direktur Litbang, Supramono MPd. Prosesi ziarah dan doa bersama dipimpin langsung oleh anggota tim keagamaan YPI Nasima, Kyai Muhammad Amin MPdI AH, yang juga dikenal sebagai Pengasuh Ponpes Tahfidz Anak Darul Ilmi Tembalang, Semarang.
Kegiatan ziarah makam ini merupakan bagian dari rangkaian agenda rutinan “Setu Legen” yang konsisten diselenggarakan oleh keluarga besar Sekolah Nasima. Rangkaian kegiatan spiritual ini terbagi menjadi dua sesi utama, yaitu ziarah auliya yang dilaksanakan pada Jumat malam, kemudian dilanjutkan dengan agenda khataman serta simakan Al-Qur’an pada Sabtu pagi hingga siang hari. Sesi simakan tersebut dilaksanakan bersama dengan para hafidz Al-Qur’an internal dari Sekolah Nasima demi mengharapkan keberkahan bagi seluruh civitas akademika.

MENDOAKAN DAN MENELADANI: Para peziarah dari Sekolah Nasima tampak khusyuk melafal kalimat thayibah dan doa untuk Almaghfurllah KH Ambul Hadi serta para auliya yang dimakamkan di Makam Kasepuhan Girikusumo.
Kompleks Makam Kasepuhan Girikusumo sendiri merupakan situs religi yang sangat dihormati, tempat bersemayamnya para tokoh ulama besar, termasuk Simbah Kyai Abdul Hadi. Beliau adalah sosok ulama kharismatik sekaligus pendiri Pondok Pesantren Girikusumo pada tahun 1868, yang memegang peran krusial dalam syiar Islam dan tarekat di Jawa Tengah, khususnya Demak. Hingga saat ini, makam tersebut menjadi pusat spiritual yang ramai didatangi peziarah demi meneladani perjuangan, keluhuran akhlak, serta kedalaman ilmu agama yang diwariskan oleh para kasepuhan.
Wakil Ketua Pengurus YPI Nasima, Ilyas Johari SPd MM mengatakan, “Kegiatan ziarah ke makam pendahulu dan kasepuhan ini bukan sekadar rutinitas spiritual, melainkan sebuah ikhtiar batin bagi para guru dan tenaga kependidikan Sekolah Nasima untuk meneladani kegigihan perjuangan para ulama. Kami berharap, melalui wasilah doa di Makam Kasepuhan Girikusumo ini, Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, kekuatan, serta keikhlasan bagi segenap pendidik Nasima dalam mengemban amanah mencerdaskan generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia.” (naskah: Pram, foto: Latief)
