Sekolah Nasima

Pramuka Nasima Kembali ke Alam, Tempa Diri untuk Masa Depan

Bagikan

SEMARANG — Ada suasana berbeda di lingkungan Gerakan Pramuka SMP Nasima Semarang. Selama tiga hari, sebanyak 140 siswa mengikuti Kemah Bhakti (Perjusami) di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan (Lemdikada) Karang Geneng, Semarang, pada 18–20 September 2026.

Kegiatan ini diikuti siswa reguler kelas VII, siswa Nasima International Class Program (NICP), serta Dewan Galang. Perkemahan tidak sekadar menjadi kegiatan untuk bermalam di alam terbuka, tetapi menjadi ruang bagi para siswa untuk belajar mandiri, bekerja sama, bertanggung jawab, sekaligus menempa jiwa kepemimpinan.

Mengusung semangat “kembali ke alam, menempa diri untuk masa depan”, berbagai kegiatan telah disiapkan untuk memberikan pengalaman yang utuh kepada peserta. Mereka belajar memasak secara mandiri, menyusuri alam melalui kegiatan hiking, mengikuti aneka permainan, melaksanakan bakti sosial, serta menampilkan kreativitas dalam pentas seni dan api unggun.

Tidak hanya kegiatan fisik dan kreativitas, unsur religi juga menjadi bagian penting dalam rangkaian perkemahan. Berbagai kegiatan dan aplikasi religi dilaksanakan secara konsisten sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa yang seimbang antara kecakapan, kepemimpinan, kepedulian, dan nilai-nilai spiritual.

Dalam pembukaan kegiatan, Yudina Tri Heryanti, M.Pd., selaku Kepala Gugus Depan, menyampaikan bahwa kegiatan kepramukaan merupakan sarana yang tepat untuk membangun karakter sekaligus melatih jiwa kepemimpinan.

“Kegiatan kepramukaan merupakan sarana yang tepat untuk melatih jiwa kepemimpinan dan pembentukan karakter. Kalian sekarang meninggalkan iPad, laptop, dan HP. Sekarang kembali ke alam, menyatu dengan alam. Ini adalah salah satu cara untuk menempa agar menjadi generasi yang kuat dan tangguh.”

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas. Alam terbuka memberikan pengalaman belajar yang berbeda. Di tengah keterbatasan fasilitas dan jauh dari rutinitas teknologi, para peserta diajak untuk berinteraksi langsung dengan teman, lingkungan, serta berbagai situasi yang menuntut kemandirian dan kerja sama.

Bagi peserta, pengalaman tersebut menjadi bagian yang menyenangkan sekaligus berkesan. Abdurrahman, salah satu peserta dari NICP, mengaku menikmati suasana perkemahan bersama teman-temannya.

“Saya senang, bisa bersama teman menikmati alam dan berkegiatan dengan semangat.”

Kegiatan Kemah Bhakti Perjusami Gerakan Pramuka SMP Nasima Semarang menjadi momentum bagi para siswa untuk belajar melalui pengalaman nyata. Memasak sendiri mengajarkan kemandirian, hiking melatih ketangguhan, permainan membangun kekompakan, bakti sosial menumbuhkan kepedulian, sementara pentas seni dan api unggun menjadi ruang untuk mengekspresikan kreativitas.

Dari alam, mereka belajar tentang kehidupan. Dari kebersamaan, mereka belajar tentang kepemimpinan. Dan dari setiap tantangan, mereka ditempa untuk menjadi pribadi yang lebih mandiri, tangguh, bertanggung jawab, dan siap menghadapi masa depan.(dodo’music)


Bagikan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *