Sekolah Nasima

SD Nasima Peringati Hari Santri dengan Semangat Religius, Kreatif, dan Berprestasi

Bagikan

Dengan balutan busana santri merah putih, peserta didik SD Nasima mengikuti upacara Hari Santri dengan penuh semangat, tertib, dan khidmat. Wajah-wajah ceria terpancar, mencerminkan semangat generasi santri yang religius, berkarakter, cinta tanah air, dan siap meraih prestasi.

Semarang, 22 Oktober 2026. Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, SD Nasima menyelenggarakan serangkaian kegiatan edukatif dan religius yang diikuti dengan penuh antusias oleh peserta didik. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, menumbuhkan rasa cinta terhadap perjuangan para santri, serta mengembangkan kreativitas dan potensi peserta didik.

Rangkaian kegiatan Hari Santri diawali dengan upacara bendera yang berlangsung dengan tertib dan khidmat. Seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan santri yang telah berjuang dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga keutuhan bangsa. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diajak untuk memahami bahwa semangat santri tidak hanya tercermin dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga dalam sikap disiplin, cinta tanah air, tanggung jawab, dan semangat menuntut ilmu.

Dengan penuh kekhusyukan dan hati yang tulus, peserta didik SD Nasima melaksanakan salat Istisqa’ sebagai ikhtiar memohon rahmat dan turunnya hujan kepada Allah Swt. Dalam suasana yang penuh kebersamaan, anak-anak belajar tentang makna doa, rasa syukur, kepasrahan, dan kepedulian terhadap alam.

Setelah upacara bendera, kegiatan dilanjutkan dengan salat Istisqa’, yaitu salat sunah yang dilaksanakan untuk memohon turunnya hujan kepada Allah Swt. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt., meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan mensyukuri nikmat air. Melalui pelaksanaan salat Istisqa’, peserta didik juga belajar tentang makna doa, ikhtiar, dan sikap tawakal dalam menghadapi berbagai keadaan.

Suasana peringatan Hari Santri semakin meriah dengan berbagai perlombaan yang mengasah kreativitas, kemampuan literasi, pengetahuan, dan keberanian peserta didik. Salah satunya adalah lomba mewarnai yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengekspresikan kreativitas melalui perpaduan warna dan gambar bertema Hari Santri. Dengan penuh semangat, para peserta didik menuangkan imajinasi mereka ke dalam karya yang menarik dan bermakna. Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan seni, tetapi juga mengembangkan ketelitian, kesabaran, dan rasa percaya diri.

Selain lomba mewarnai, peserta didik juga mengikuti kegiatan membuat cerita tentang Hari Santri. Dalam kegiatan ini, peserta didik diajak menuangkan gagasan dan pemahaman mereka mengenai kehidupan santri, nilai-nilai pesantren, semangat belajar, serta keteladanan para santri dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan bercerita, peserta didik belajar menyusun ide, mengembangkan imajinasi, dan menyampaikan pesan moral melalui tulisan. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap budaya literasi sekaligus memperkuat pemahaman peserta didik tentang makna Hari Santri.

Semangat kompetisi dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan juga terlihat dalam lomba Ranking 1. Lomba ini menguji pengetahuan, ketangkasan berpikir, konsentrasi, serta kemampuan peserta didik dalam menjawab berbagai pertanyaan. Setiap peserta berusaha memberikan jawaban terbaik dengan penuh percaya diri. Suasana perlombaan berlangsung seru dan menegangkan, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Melalui lomba ini, peserta didik didorong untuk terus memperluas wawasan, berani menghadapi tantangan, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Tidak kalah menarik, kegiatan Hari Santri SD Nasima juga diisi dengan lomba menulis cerpen. Lomba ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan menulis kreatif melalui cerita pendek yang terinspirasi dari nilai-nilai kesantrian. Peserta didik dapat menuangkan ide tentang persahabatan, kejujuran, kedisiplinan, semangat menuntut ilmu, sikap saling menghormati, dan perjuangan meraih cita-cita. Melalui tantangan menulis cerpen, peserta didik dilatih untuk membangun alur cerita, mengembangkan tokoh, serta menyampaikan pesan positif kepada pembaca. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya sekolah dalam menumbuhkan budaya literasi dan menggali potensi peserta didik di bidang kepenulisan.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan komitmen SD Nasima dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual. Peringatan Hari Santri menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk belajar tentang keteladanan, kemandirian, kesederhanaan, kedisiplinan, kerja keras, serta kecintaan terhadap agama dan tanah air.

Melalui kegiatan yang memadukan ibadah, edukasi, kreativitas, dan kompetisi, SD Nasima berharap peserta didik dapat memahami bahwa menjadi generasi penerus bangsa berarti terus belajar, berakhlak mulia, berani berkarya, dan memberikan manfaat bagi sesama. Semangat santri diharapkan tidak berhenti pada peringatan seremonial, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan positif yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Selamat Hari Santri Nasional! Semoga semangat “Jihad Santri, Jayakan Negeri” senantiasa menginspirasi seluruh peserta didik SD Nasima untuk menjadi generasi yang religius, berkarakter, berprestasi, kreatif, dan cinta tanah air.


Bagikan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *