MENYIMAK AL QUR’AN: Pendiri YPI Nasima, Hj Djumini Setyoadi SH MKn dan Dewi Nasima SKel MSc (nomor 3 dan 2 dari kiri) bergabung dalam jamaah khataman dan simakan Al Qur’am Setu Legen Sekolah Nasima di Aula Kaimana SMA Nasima (Sabtu 4/4/2026).
Gema wahyu ilahi mengalun syahdu di lingkungan SMA Nasima, Jalan Arteri Yos Sudarso 17, Kota Semarang pada Sabtu Legi (4/4/2026). Sekolah “Merah Putih” Nasima kembali menyelenggarakan kegiatan khataman Al-Qur’an sebagai bagian dari tradisi Setu Legen yang telah mengakar kuat. Dalam kegiatan ini, para hafidz dan hafidzah yang merupakan guru-guru penghafal Al-Qur’an melantunkan ayat-ayat suci secara berurutan dari Juz 1 hingga Juz 30 dengan penuh kekhusyukan, menciptakan atmosfer spiritual yang kental di seluruh area sekolah.
Prosesi khataman dibagi menjadi tiga kelompok simakan yang bertempat di titik strategis, yakni Masjid Baitul Masykur Nasima, Aula Kaimana, dan ruang pengajian Asrama Nasima. Sementara para penghafal melafalkan ayat, guru-guru lainnya duduk bersimpuh menyimak secara saksama setiap bacaan. Tradisi ini mengedepankan ketelitian dan kebersamaan, di mana para penyimak akan langsung membetulkan jika terdapat kekurangan atau kealpaan dalam hafalan, sehingga terjaga kemurnian bacaan sepanjang proses khataman berlangsung.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan yayasan, di antaranya Pendiri YPI Nasima, Hj Djumini Setyoadi SH MKn dan Dewi Nasima SKel MSc, serta Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd. Kehadiran para tokoh pendiri ini memberikan motivasi tersendiri bagi para pendidik untuk terus konsisten dalam menjaga interaksi dengan Al-Qur’an. Suasana yang terbangun bukan sekadar rutinitas formal, melainkan wujud nyata komitmen sekolah dalam menyeimbangkan penguasaan ilmu pengetahuan dengan landasan iman dan takwa bagi seluruh warga sekolah.

MENJAGA AL QUR’AN: Salah satu hafidzah Sekolah Nasima, Ustazah Munfiah AH (paling kanan) sedang melafalkan ayat-ayat Al Qur’an secara lancar tanpa melihat tulisan di mushaf. Dia dan puluhan hafidz/hafidzah lainnya bergantian secara sambung menyambung mengkhatamkan 30 Juz Al Qur’an.
Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd, menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran agenda rutin ini. “Alhamdulillah, kegiatan khataman dan simakan ini istiqomah berjalan setiap 35 hari sekali pada Setu Legi atau hari Sabtu pasaran Legi menurut penanggalan Jawa. Kegiatan ini menjadi media bagi para hafidz/hafidzah untuk menjaga hafalannya dan memfasilitasi para guru mengkhatamkan bacaan Al-Qur’annya secara berkesinambungan. InsyaAllah Al-Qur’an semakin membumi di Sekolah Nasima. Tak hanya membaca dan menghafal, warga Nasima juga bersemangat untuk mempelajari, memahami, serta menerapkan isi Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalankan tugas sebagai pendidik,” kata Indarti. (naskah: Pram, foto: Dwi)
