MENYALA : Nyala api unggun membakar semangat Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka SMA Nasima
Kegiatan Nasima Rovers Camp yang diselenggarakan oleh Pramuka Ambalan Arjuna Srikandi SMA Nasima berlangsung meriah dan penuh makna. Pada hari pertama, Kamis, 9 April 2026, kegiatan diawali dengan pembukaan dan berbagai aktivitas pembinaan karakter di lingkungan sekolah. Personel yang terlibat adalah seluruh anggota pramuka ambalan beserta pembina, dengan tujuan memperkuat nilai kebersamaan dan kedisiplinan. Kegiatan ini dilaksanakan di area sekolah SMA Nasima, dengan rangkaian aktivitas yang terstruktur sejak pagi hingga malam hari. Puncak kegiatan hari pertama adalah renungan malam dan api unggun yang digelar di lapangan basket sekolah, sebagai momen refleksi diri dan penguatan nilai-nilai kepramukaan melalui suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
Renungan malam menjadi salah satu momen paling berkesan dalam kegiatan ini. Dalam suasana hening di bawah cahaya api unggun, para peserta diajak untuk merenungkan perjalanan hidup, tanggung jawab sebagai pelajar, serta peran sebagai anggota pramuka. Nilai-nilai Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka kembali diteguhkan sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak sebagai warga negara yang bertanggungjawab. Api unggun yang menyala menjadi simbol semangat yang tak pernah padam, membakar tekad setiap anggota Pramuka Ambalan Arjuna Srikandi SMA Nasima, untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
Selain itu, kegiatan api unggun juga diisi dengan penampilan kreativitas dari masing-masing regu, yang semakin mempererat rasa persaudaraan. Dalam kebersamaan tersebut, tertanam karakter mandiri, disiplin, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan. Momen ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana pembentukan mental dan jiwa kepemimpinan, sehingga anggota Ambalan Arjuna Srikandi mampu menginternalisasi nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.
Memasuki hari kedua, Jumat, 10 April 2026, kegiatan dilanjutkan dengan longmarch dari SMA Nasima menuju Taman Maerokoco. Perjalanan ini tidak hanya bertujuan untuk melatih fisik, tetapi juga menjadi sarana tadabur alam, mensyukuri keindahan ciptaan Allah Subhanahu wata’ala di kawasan pantai utara sekitar Marina, Kota Semarang. Selain itu, para peserta juga melakukan praktik orienteering dengan membuat peta wilayah yang dilalui selama perjalanan. Kegiatan ini melatih ketelitian, kerja sama tim, serta kemampuan navigasi yang menjadi bagian penting dalam kepramukaan.

DISKUSI: Terjadi diskusi kelompok yang seru pada setiap pos saat di Taman Maeokoco usai longmarch
Pada upacara penutupan, Wakil Kepala Kesiswaan SMA Nasima, Ibu Suroyatul Isniah, S.Pd., M.Si., menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam setiap kegiatan sekolah. Beliau menekankan pentingnya tanggung jawab dalam menjalankan tugas serta mengembangkan sikap kemandirian sebagai bekal estafet kepemimpinan di masa depan. Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta, yang merasakan manfaat baik secara fisik maupun mental. Ke depan, diharapkan kegiatan pramuka SMA Nasima dapat terus berkembang dengan program yang lebih inovatif dan berdampak positif, guna mencetak generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan cinta tanah air Indonesia. (DENI)
