Semarang — Suasana meriah menyelimuti Kota Semarang dalam perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI. Ribuan kafilah dari berbagai daerah hadir di Kota Semarang untuk mengikuti rangkaian perlombaan sekaligus memeriahkan perhelatan nasional tersebut.
Di tengah kemeriahan itu,pada hari Senin,15 September 2026 Ratoe Jaroe SMP Nasima mendapat kesempatan istimewa untuk tampil di panggung utama MTQ Nasional XXXI di Simpang Lima, Kota Semarang. Penampilan tersebut menjadi salah satu sajian seni yang mendapat perhatian dan antusiasme masyarakat.
Sebelum pertunjukan dimulai, Kepala SMP Nasima, Yudina Triheryanti, M.Pd., memberikan pengantar kepada para penonton. Dalam kesempatan tersebut, beliau memperkenalkan SMP Nasima sebagai salah satu sekolah yang aktif mengembangkan potensi dan kreativitas peserta didik melalui berbagai kegiatan seni dan budaya.
Ibu Yudina juga menjelaskan perjalanan serta berbagai prestasi yang telah diraih oleh Ratoe Jaroe SMP Nasima. Kelompok seni tersebut menjadi salah satu wadah bagi para siswa untuk mengembangkan bakat, kedisiplinan, kerja sama, kreativitas, dan rasa percaya diri melalui seni pertunjukan.
Setelah pengantar tersebut, panggung utama kemudian dipenuhi energi para penampil Ratoe Jaroe. Dengan gerakan yang kompak, ritme yang dinamis, serta ekspresi yang penuh semangat, 30 siswa SMP Nasima berhasil menyajikan pertunjukan yang menarik perhatian penonton.
Masyarakat yang berada di kawasan Simpang Lima tampak antusias menyaksikan penampilan tersebut. Sorak dan tepuk tangan penonton mengiringi setiap bagian pertunjukan. Penampilan Ratoe Jaroe tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menunjukkan bahwa generasi muda Kota Semarang mampu tampil percaya diri dan mengembangkan seni budaya dengan penuh kreativitas.
Bagi SMP Nasima, kesempatan tampil di panggung utama MTQ Nasional XXXI menjadi pengalaman yang sangat berharga. Para siswa tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan seni mereka di hadapan masyarakat luas, tetapi juga belajar tentang keberanian, tanggung jawab, kerja sama, dan profesionalisme dalam sebuah pertunjukan besar.
Rizaq, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Nasima, menyampaikan rasa bangganya terhadap para siswa. Menurutnya, anak-anak telah menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan dan melaksanakan penampilan.
“Saya bangga terhadap anak-anak yang serius dalam performance kali ini. Mereka mampu menunjukkan semangat, kekompakan, dan tanggung jawab dalam mempersiapkan penampilan,” ujar Rizaq.
Penampilan Ratoe Jaroe SMP Nasima di panggung utama MTQ Nasional XXXI menjadi momen yang membanggakan bagi sekolah, para siswa, guru, dan orang tua. Lebih dari sekadar pertunjukan, momen tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan seni dapat menjadi ruang bagi siswa untuk tumbuh, berkarya, dan berprestasi.
Dari panggung Simpang Lima, Ratoe Jaroe SMP Nasima turut memberikan warna dalam kemeriahan MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang. Seni, prestasi, dan semangat generasi muda berpadu menjadi sebuah pertunjukan yang menarik dan memukau masyarakat.
