Sekolah Nasima

Delegasi KIR SMP Nasima Borong 8 Medali di International Invention Expo 2026

Bagikan

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswi SMP Nasima dalam ajang International Invention Expo (IIIEX) 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerjasama dengan Politeknik Negeri Semarang (POLINES). Delegasi Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) SMP Nasima berhasil membawa pulang delapan medali, terdiri atas lima Gold Medal dan tiga Silver Medal.

Capaian tersebut diraih melalui sejumlah karya inovasi yang mengangkat isu lingkungan, kesehatan, pangan, hingga pemanfaatan teknologi energi. Keberhasilan ini menunjukkan kemampuan para siswa dalam mengembangkan gagasan ilmiah menjadi karya inovatif yang memiliki relevansi dengan berbagai persoalan kehidupan sehari-hari.

Lima tim KIR SMP Nasima berhasil meraih Gold Medal melalui karya-karya inovatif berikut; 1) ECO WRAP: Biodegradable Bubble Wrap Using Rice Waste and Potato Peels as A Sustainable Alternative of Plastic Packaging. Karya ini dikembangkan sebagai alternatif kemasan plastik dengan memanfaatkan limbah beras dan kulit kentang sebagai bahan dasar bubble wrap yang dapat terurai secara hayati. Tim dipimpin oleh Irsyad Dzaki Ramdhani (IX-D), bersama Aulia Ramadhani Indrawan (IX-B), Aidan Aigana (IX-IX-B), Sherly Mustika Wijaya (IX-F), Aryo Bayu Aji Pamungkas (IX-F),  dan Melody Lentera Dirgantara (IX-B).

2) CALMORA: Functional Gummy from Gynura procumbens and Lycium barbarum for Natural Pain Relief. Inovasi berikutnya adalah CALMORA, berupa gummy fungsional yang memanfaatkan Gynura procumbens dan Lycium barbarum sebagai bahan yang dikaji untuk pemanfaatan dalam pereda nyeri alami.

Tim ini diketuai Daifa Athalia Callista Kusuma (IX-C), dengan anggota Jovita Ghaeran Daniswara Jill Clearesta (IX-E), Afika Inara Kamila Tanjung (IX-E), Bilqiz Quinsha Amira (IX-B), Marsya Vega Prabowo (IX-D), dan Kaira Nafisa Oktarina Az Zahra (IX-E).

3) PURE SWIPE: Biodegradable Makeup Remover Wipes Using Rice Husk as an Environmentally Sustainable Solution. PURE SWIPE menawarkan inovasi tisu penghapus riasan yang dapat terurai secara hayati dengan memanfaatkan sekam padi. Karya tersebut dikembangkan sebagai salah satu solusi yang lebih berkelanjutan dalam penggunaan produk makeup remover wipes.

Tim dipimpin oleh Aisyah Novitasari (IX-E), bersama Alesha Anindya Putri (IX-A), Nayla Ghaniyya Mahendra (IX-E), Dzaka Welanda Al Fahim (IX-F), Narastyka Helga Handoko (IX-A), dan Fadhil Zumar Wikandinata (IX-F).

4) Mechanical-to-Electrical Energy Conversion Using Piezoelectric-Based Rumble Strips for Alternative Power Generation. Tim lainnya mengembangkan inovasi konversi energi mekanik menjadi energi listrik menggunakan piezoelectric-based rumble strips. Gagasan tersebut mengeksplorasi pemanfaatan getaran atau tekanan mekanis sebagai sumber alternatif pembangkitan energi listrik.

Tim dipimpin oleh Rafif Ithar Agha Hamidhy (IX-E), bersama Ibrahim Ar Rayyan Putra Setyadi (IX-E), Radithya Adkha Bramanty (IX-F), Ivana Shafira Khairani (IX-E), Janeeta Adonia Restiana (IX-E), dan Elfara Dinarza Haq (IX-E).

5). Safeview Glasses SVG 2.0 IOT based Glasses Innovation with Ultrasonic Sensor for Distance Warning in Smartphone use oleh Keenan Muahmmad Nalalizza Arifin (VIII-D)  dan Fariz Widya Purnomo (VIII-D).

Selain lima Gold Medal, tiga tim KIR SMP Nasima juga berhasil meraih Silver Medal.

1) Drava: Edible Film From Cassava Peel Incorporated With Dragon Fruit Peel For Beverage Packaging Applications With Gastroprotective Benefit. Drava mengembangkan edible film berbahan kulit singkong yang dipadukan dengan kulit buah naga untuk aplikasi kemasan minuman. Inovasi ini mengangkat pemanfaatan limbah pangan sekaligus mengeksplorasi potensi manfaat tambahan dari bahan yang digunakan.

Tim diketuai Radhitya Haykal Pratama (IX-F), bersama Aisyah Salsabila Adi (IX-A), Carelio Razka Pratama (IX-C), Bondan Dwi Kartiko (IX-A), Revaluna Faustin Aldea (IX-A), dan Arya Satya Maulana (IX-A).

2) Impeticare: Hydrocream Formulation Based On Averrhoa Bilimbi And Virgin Coconut Oil As A Topical Solution For Impetigo. Impeticare merupakan inovasi formulasi hydrocream berbasis Averrhoa bilimbi dan minyak kelapa murni yang dikembangkan sebagai solusi topikal yang diteliti untuk impetigo.

Tim dipimpin oleh Keisha Nathania Azzahra (IX-F), bersama Alfatih Khairul Azzam (IX-D), Ken Yodya Hudoyo (IX-E), Devira Filzah Arifin (IX-C), Naufalul Akbar (IX-A), dan Muhammad Dzaky Athaya P (IX-B)

3) NutriBloom Crunch: A Nutritious Cracker from Anchovy and Spinach as a Prevention of Anemia in Children. NutriBloom Crunch menghadirkan inovasi pangan berupa biskuit renyah yang memanfaatkan ikan teri dan bayam. Produk tersebut dikembangkan dengan mengangkat isu pemenuhan nutrisi dan pencegahan anemia pada anak.

Tim diketuai Tazkia Afena Qurrota Ayun (IX-D), dengan anggota Naira Fazilatun Nissa (IX-D), Savrinadeya Ashalin Yudha (IX-F), Masayu Ayaziya Khalifa (IX-B), Zerlina Edria Suyadi (IX-F), dan Yasmin Raisa Salsabila (IX-B).

Delapan Medali, Beragam Gagasan Inovatif

Perolehan lima Gold Medal dan tiga Silver Medal menjadikan keikutsertaan KIR SMP Nasima dalam IIIEX 2026 sebagai momentum penting dalam pengembangan budaya riset dan inovasi di lingkungan sekolah.

Delapan karya yang dibawa ke ajang tersebut memperlihatkan keberagaman bidang yang menjadi perhatian para siswa. Mulai dari pemanfaatan limbah pertanian untuk material ramah lingkungan, inovasi produk kesehatan dan pangan, hingga teknologi konversi energi berbasis piezoelektrik.

Tidak hanya berorientasi pada kompetisi, berbagai karya tersebut juga menunjukkan upaya siswa untuk melihat persoalan di lingkungan sekitar dan merumuskannya menjadi gagasan ilmiah. Capaian di IIIEX 2026 sekaligus menjadi bukti bahwa proses penelitian dan inovasi dapat dikembangkan sejak jenjang sekolah menengah pertama.

Dengan torehan 8 medali—5 Gold Medal dan 3 Silver Medal, delegasi KIR SMP Nasima berhasil membawa nama sekolah dalam ajang inovasi internasional sekaligus memperkuat semangat siswa untuk terus berkarya, meneliti, dan menghadirkan solusi kreatif terhadap berbagai tantangan di masyarakat.

Kepala SMP Nasima, Yudina Tri heryanti, M.Pd mengungkapan rasa bangga atas pencapain tersebut.

“Kami sangat bangga atas capaian anak-anak KIR SMP Nasima. Delapan medali yang diraih tentu menjadi sebuah kebanggaan bagi sekolah, tetapi yang lebih penting adalah proses dan perjuangan yang telah mereka lalui. Mereka sudah bekerja keras, melakukan penelitian, berlatih, dan terus menyempurnakan karya hingga mampu tampil di ajang internasional. Kami sangat mengapresiasi semangat dan ketekunan mereka. Semoga prestasi ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus berkarya dan menghasilkan inovasi-inovasi berikutnya.”

Menurut pihak sekolah, keberhasilan tersebut bukan hanya tentang jumlah medali yang berhasil dibawa pulang. Keikutsertaan dalam kompetisi internasional memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan penelitian, berpikir kritis, memecahkan masalah, berkomunikasi, dan bekerja secara kolaboratif. (Taryadi)

Delegasi KIR SMP Nasima berfoto Bersama dalam penganugrahan medali kejuaraan

Salah satu Tim yang meraih Gold Medal, terdiri dari kiri ke kanan: Radithya Adkha Bramanty (IX-F), Ibrahim Ar Rayyan Putra Setyadi (IX-E), Rafif Ithar Agha Hamidhy (IX-E), Janeeta Adonia Restiana (IX-E), Ivana Shafira Khairani (IX-E), dan Elfara Dinarza Haq (IX-E).


Bagikan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *