ANTUSIAS: Para siswa antuasias mengikuti kegiatan diskusi kelompok tentang Implementasi IT terhadap permasalahan kesehatan mental
Festival Kompetensi Nasima (FKN) SMA Nasima resmi dimulai pada Jumat, 5 Desember 2025 dengan penuh semangat dan antusiasme siswa. Kegiatan dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Suroyatul Isniah, S.Pd., M.Si., di Hall Kaimana SMA Nasima pada pukul 08.00 WIB. Dalam sambutannya, Suroyatul Isniah menyampaikan bahwa FKN merupakan bentuk implementasi Core Value Nasima Yes melalui berbagai aktivitas pengembangan diri siswa. Kegiatan tersebut meliputi Uji RHN, beragam lomba, serta program kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi untuk memberikan pengalaman edukatif dengan tema-tema aktual. Ia berharap para siswa dapat memetik manfaat besar dari rangkaian FKN sebagai bagian dari penguatan karakter dan pembentukan Profil Pelajar Sekolah Nasima.
Pada FKN hari pertama ini, SMA Nasima bekerja sama dengan Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang, khususnya mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi semester 5. Kolaborasi ini menghadirkan kegiatan bertajuk “Campaign Literacy Digital”, sebuah kampanye tentang implementasi teknologi informasi yang berfokus pada isu kesehatan mental remaja akibat penggunaan gawai dan akses informasi digital yang tidak sehat. Kegiatan inti diawali dengan sambutan dari koordinator mahasiswa, Ajeng Kurnia Ramadhani, yang menyampaikan pentingnya literasi digital bagi generasi muda.
Para mahasiswa UDINUS dengan para dosen Pendamping membersamai siswa SMA Nasima kemudian mengikuti serangkaian aktivitas edukatif, termasuk pemutaran teaser tentang cara berperilaku sehat dalam menggunakan gawai. Teaser tersebut menyoroti pentingnya memilah informasi, menjaga waktu penggunaan gawai, dan memahami potensi risiko konten digital terhadap kesehatan mental remaja. Selain menonton tayangan edukatif, siswa juga diajak berdiskusi dan mengikuti simulasi interaktif terkait literasi digital, sehingga mereka dapat lebih memahami bagaimana menghindari informasi menyesatkan yang dapat berdampak negatif pada kondisi psikologis. Tak lupa para dosen Udinus juga memberikan kuliah umum pada para siswa SMA tentang perilaku sehat dalam literasi digital dengan tidak memprivasi gawai dengan password, tujuannya agar tidak ada rahasia antara anak dengan orangtua. Sehingga apabila ada hal negatif bisa dilakukan pencegahan maupun penanganan. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB ini berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Dengan terselenggaranya hari pertama FKN, SMA Nasima berharap seluruh rangkaian aktivitas berikutnya dapat menjadi wahana bagi siswa untuk mengembangkan kompetensi sekaligus membangun karakter yang kuat dan adaptif di era digital.(DNI)
