PEMBUKAAN IHT ; Acara pembukaan IHT tentang pemanfaatan IFP dihadiri oleh Narasumber MAXHUB, Direktur Pendidikan 1 dan Kepala SMA Nasima.
Kegiatan In House Training (IHT) bertema Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) bersama MAX HUB diselenggarakan oleh SMA Nasima. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu, 24 Desember 2025. IHT dilaksanakan di ruang Polewali dengan suasana yang tertib dan kondusif. Seluruh guru SMA Nasima mengikuti kegiatan ini sebagai peserta. Pelatihan difokuskan pada penguatan keterampilan penggunaan teknologi pembelajaran. Interactive Flat Panel menjadi media utama dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas pembelajaran sekolah. Para peserta tampak antusias sejak awal kegiatan dimulai.
Dalam sambutannya saat pembukaan, Kepala SMA Nasima, Sri Utami, S.Pd, Gr menyampaikan tujuan utama kegiatan IHT. Ia menegaskan bahwa IHT ini bertujuan memberikan bekal lanjutan bagi guru. Bekal tersebut berkaitan dengan peningkatan keterampilan pemanfaatan IFP. Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu memaksimalkan kualitas pembelajaran di kelas sehingga guru mata pelajaran menjadi sasaran utama dalam peningkatan kompetensi ini. Kepala sekolah juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi pendidikan, melalui IFP, pembelajaran diharapkan menjadi lebih variatif dan guru didorong untuk lebih kreatif dalam menyampaikan materi.
IHT ini menghadirkan Arya Nugraha sebagai narasumber dari MAX HUB. Arya Nugraha menyampaikan materi secara komunikatif dan mudah dipahami. Materi yang disampaikan mencakup fitur-fitur utama IFP dalam pembelajaran. Selain itu, narasumber juga memberikan contoh penerapan IFP di kelas. Para guru diajak untuk mencoba langsung penggunaan perangkat tersebut. Interaksi dua arah terjalin aktif selama sesi berlangsung. Peserta bebas bertanya dan berdiskusi dengan narasumber. Hal ini membuat suasana pelatihan menjadi hidup dan dinamis.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak sangat antusias. Guru-guru aktif melakukan sharing pengalaman penggunaan IFP di kelas masing-masing. Berbagai tantangan dan praktik baik dibagikan kepada narasumber. Arya Nugraha menanggapi setiap pengalaman peserta dengan solusi aplikatif. Diskusi berlangsung secara terbuka dan interaktif. Peserta juga saling bertukar ide antar guru. Suasana kolaboratif terlihat jelas selama sesi pelatihan. Hal ini menunjukkan tingginya minat guru terhadap pemanfaatan IFP.
Melalui kegiatan IHT ini, SMA Nasima berharap terjadi peningkatan kualitas pembelajaran. Pemanfaatan IFP diharapkan mampu meningkatkan performa guru dalam KBM. Guru dapat berinteraksi secara lebih aktif dengan para murid. Pembelajaran menjadi lebih menarik dan berpusat pada siswa. Teknologi dimanfaatkan sebagai pendukung proses belajar mengajar. Sekolah berkomitmen untuk terus mengadakan pelatihan serupa, dengan dukungan MAX HUB, kompetensi guru terus ditingkatkan. IHT ini menjadi langkah strategis menuju pembelajaran yang inovatif dan efektif

SMP Nasima juga menyelenggarakan Workshop Pemanfaatan Interactive Flip Panel (IFP)dihari yang sama. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kompetensi pendidik di bidang pemanfaatan teknologi pembelajaran guna mendukung proses belajar mengajar yang efektif, interaktif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Workshop tersebut dilaksanakan dengan pendampingan langsung dari Direktur SDM dan Kepala SMP Nasima. Kehadiran pimpinan dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen sekolah dalam mendorong penguatan literasi digital guru serta optimalisasi sarana teknologi pembelajaran yang telah dimiliki sekolah.
Narasumber kegiatan, Mr. Bismar Fadli, S.Kom., M.Kom. dari Tim Maxub, menyampaikan materi secara terstruktur dan komprehensif. Materi meliputi pengenalan perangkat IFP, pengaturan awal, serta strategi pemanfaatan IFP dalam pembelajaran di kelas. Penyampaian materi disertai dengan praktik bertahap sehingga peserta dapat memahami penggunaan perangkat secara langsung dan sistematis.
Pada sesi praktik, peserta menggunakan laptop maupun telepon genggam (HP) yang terintegrasi dengan perangkat IFP. Narasumber menjelaskan secara rinci berbagai fitur dan fasilitas IFP, antara lain fungsi layar sentuh interaktif, penulisan digital, integrasi aplikasi pembelajaran, serta fitur kolaborasi yang mendukung pembelajaran aktif.
Kepala SMP Nasima menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini sangat aplikatif dan dapat diterapkan pada pembelajaran seluruh mata pelajaran. Pemanfaatan IFP dinilai mampu membantu guru dalam menyajikan materi secara variatif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik di tingkat SMP.
Sejalan dengan hal tersebut, Mr. Bismar Fadli menegaskan bahwa IFP memiliki beragam fitur yang dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan pembelajaran. Pemanfaatan teknologi ini memungkinkan guru untuk mengintegrasikan berbagai sumber belajar digital secara fleksibel dan mendukung pembelajaran kolaboratif.
Melalui kegiatan workshop ini, SMP Nasima berharap guru semakin terampil dan percaya diri dalam mengintegrasikan IFP sebagai media pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pembelajaran berbasis teknologi yang berkualitas dan berkelanjutan di lingkungan SMP Nasima.(DWIAS&DA)

beekah & manfaat, aamiin🤲
berkah & manfaat, aamiin🤲