APRESIASI: Para siswa aktivis Masjid Baitul Masykur mendapatkan apresiasi dari sekolah dalam peringatan Isra’ Mi’raj
Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di SMA Nasima tahun 2026 mengusung tema “Sholat: Jembatan Hati Menuju Allah” sebagai pengingat pentingnya sholat dalam kehidupan sehari-hari. Acara dilaksanakan pada hari Jumat, 16 Januari 2026, di Hall Kaimana SMA Nasima, mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB. Kegiatan diikuti oleh seluruh siswa SMA Nasima serta guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan dapat diikuti juga melalui channel YouTube SMA Nasima. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan mujahadah Ratibul Athos. Seluruh peserta mengikuti pembacaan tersebut dengan khusyuk. Acara selanjutnya penampilan Rebana Merah Putih yang melantunkan sholawat Nabi Muhammad SAW dengan irama yang syahdu.
Kegiatan dibuka resmi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Nasima, Suroyatul Isniah S.Pd, M.Si. yang menyampaikan hikmah Isra’ Mi’raj. “Sholat adalah media komunikasi langsung antara hamba dengan Allah SWT. Selain itu, sholat mengajarkan kedisiplinan waktu, dimana seseorang dilatih untuk menghargai dan mengatur waktunya.”, tuturnya. Kegiatan selanjutnya adalah kultum oleh Muhammad Tigris Wibisono kelas X.2 yang menyampaikan bahwa kedekatan hamba dengan Allah SWT yang dibangun melalui sholat. Terutama saat bersujud, seorang hamba bukanlah apa-apa di hadapan Rabb-nya, sehingga melalui sholat, Allah memberikan ketenangan hati kepada hamba-Nya. Tigris mengajak seluruh siswa untuk menjaga sholat tepat waktu, memperbaiki bacaan sholat serta istiqomah.
Sebagai penutup diberikan penghargaan kepada siswa aktivis Masjid Baitul Masykur, yang meliputi pelantun adzan, imam sholat, serta pemimpin dzikir usai sholat. Pemberian penghargaan ini bertujuan untuk memotivasi siswa agar semakin mencintai masjid sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab dan keteladanan. Peringatan Isra’ Mi’raj ini diharapkan mampu memperkuat karakter religius seluruh warga sekolah. Dengan sholat sebagai jembatan hati menuju Allah, SMA Nasima terus berupaya membangun generasi berakhlak mulia (DENI).
