UJI KOMPETENSI NASIMA: Para guru Sekolah Nasima tampak serius mengerjakan soal-soal uji kompetensi berbasis komputerisasi didampingi oleh Direktur Pendidikan I YPI Nasima, Sri Budiani MPd (berdiri paling kiri) pada Senin 22/12/2025.
Direktorat Sumber Daya Manusia (SDM) Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima Semarang menyelenggarakan Uji Kompetensi Nasima (UKN) bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan semua jenjang Sekolah Nasima pada Senin, 22/12/2025. Kegiatan ini dilaksanakan di kelas-kelas SMA Nasima, Jalan Arteri Yos Sudarso, Kota Semarang. UKN diikuti oleh 149 guru dan 17 tenaga kependidikan dari seluruh unit Sekolah Nasima sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas sumber daya manusia dan penguatan budaya akademik yang berkelanjutan.
Materi uji kompetensi disusun secara komprehensif oleh tim SDM YPI Nasima yang meliputi tiga aspek utama, yakni Kenasimaan, Bahasa Inggris (reading, writing, listening, dan speaking), serta Teknologi Informasi dan Komputer. Pelaksanaan UKN untuk materi kognitif dilakukan secara komputerisasi dan serentak. Setelah itu, peserta mengikuti uji praktik yang disesuaikan dengan bidang tugas dan kompetensi masing-masing. Khusus guru-guru yang akan mengajar di kelas internasional, mereka mengikuti uji kompetensi berbahasa Inggris bersama Lembaga Indonesia Amerika (LIA). Sebelumnya, selama 20 pertemuan sejak awal Oktober 2025 mereka mengikuti serangkaian pelatihan intensif dan uji praktik mengajar mikro (micro teaching) dengan bahasa Inggris bersama mentor dari LIA.
UKN merupakan salah satu rangkaian dalam sistem peningkatan kualitas SDM Sekolah Nasima yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain sebagai sarana evaluasi, UKN juga berfungsi menjaga budaya akademis dengan memfasilitasi SDM Sekolah Nasima agar terus belajar dan mengembangkan diri. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program, antara lain workshop internal dan eksternal, kelompok belajar (kombel) mata pelajaran serumpun, serta pembiasaan membaca beragam literatur kependidikan. Hasil UKN menjadi data bernilai sebagai acuan pemetaan SDM secara periodik dan dasar penentuan program pengembangan SDM yang efisien, efektif, dan berkelanjutan.

TENAGA KEPENDIDIKAN: Para tenaga kependidikan yang terdiri dari bagian tata usaha, keuangan, humas, perpustakaan, dan rumah tangga tampak bersemangat dan serius mengikuti uji kompetensi berupa materi umum serta materi khusus sesuai bidang pekerjaan masing-masing.
Direktur SDM YPI Nasima, Hj Dwi Astuti SPd MM, menyampaikan bahwa UKN diharapkan memberi manfaat strategis bagi pengembangan institusi. “Uji kompetensi ini menjadi ikhtiar bersama untuk menjaga kualitas SDM sekaligus menumbuhkan budaya akademik yang kuat. Melalui pemetaan yang akurat, kami berharap dapat merancang program pengembangan SDM yang tepat sasaran. Semoga upaya ini berjalan lancar dan mampu mewujudkan SDM Sekolah Nasima yang berintegritas, disiplin, berkarakter nasionalis religius, kompeten, berjiwa pembelajar, dan mampu berkolaborasi,” ujarnya. (Pram)
