Kajian rutin Khotijah An Nur Nasima digelar pada Rabu, 26 November 2025, di Masjid Baitul Masykur SMA Nasima dengan suasana yang teduh dan penuh kekhusyukan. Acara diawali dengan pembacaan shalawat dan Asmaul Husna yang dilantunkan bersama oleh seluruh peserta, menciptakan atmosfer spiritual yang menenangkan. Antusiasme para ibu dari berbagai jenjang sekolah tampak sejak awal acara, menandakan besarnya perhatian terhadap pembinaan keluarga dan pendidikan anak.
Ketua Khotijah An Nur Nasima, Ibu Sri Wahyuni, memberikan sambutan pembuka yang penuh motivasi. Beliau menegaskan bahwa ibu memiliki peran mendasar sebagai pendidik pertama bagi anak-anaknya. Dalam sambutannya, ia berharap kajian ini mampu memperkaya wawasan para ibu agar semakin percaya diri menjalankan peran penting tersebut, terutama dalam membentuk karakter dan akhlak mulia di lingkungan keluarga.
Materi utama disampaikan oleh narasumber Dr. H. Fakhrudin Azis, Lc., M.Si., dengan tema “Ibu Sekolah Pertama untuk Anaknya.” Beliau memaparkan bahwa pendidikan utama anak sesungguhnya dimulai dari rumah, melalui keteladanan dan komunikasi yang dibangun oleh seorang ibu. Dengan gaya tutur yang hangat dan mudah dipahami, beliau menekankan bahwa perkembangan spiritual, emosional, hingga intelektual anak sangat dipengaruhi oleh pola asuh sehari-hari yang diberikan oleh ibu.
Acara kajian ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta tampak antusias membahas berbagai tantangan pengasuhan di era modern, mulai dari penggunaan gawai hingga pembentukan karakter. Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam mencetak generasi yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia. Kajian di Masjid Baitul Masykur ini kembali menegaskan komitmen Nasima dalam mendukung pembinaan spiritual bagi para orang tua.
