BELAJAR PADA MURSYID: Pembina YPI Nasima sekaligus Pengasuh Ponpes Girikusumo, KH Munif Muhammad Zuhri (berdiri, nomor 5 dari kiri) bersama Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd (berdiri, nomor 7 dari kanan) dan jajarannya pada Selasa 7/4/2026.
Rombongan Organ Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima melanjutkan rangkaian safari spiritual dengan mengunjungi kediaman KH Munif Muhammad Zuhri di Banyumeneng, Mranggen, Demak, pada Selasa siang (7/4/2026). Sebanyak 21 orang yang terdiri dari jajaran pimpinan dan kepala sekolah disambut dengan hangat di kompleks Pondok Pesantren Girikusumo yang asri. Kehadiran para pendidik Sekolah “Merah Putih” Nasima ini bertujuan untuk menimba ilmu dan keberkahan dari sang kiai karismatik yang juga merupakan guru utama atau mursyid Thariqah Khalidiyah Naqsabandiyyah sekaligus Pembina YPI Nasima tersebut.
Delegasi ziarah dan silaturahmi ini dipimpin oleh Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd, serta Ketua Pengawas YPI Nasima, Drs H Ragil Wiratno MH. Turut serta dalam rombongan sejumlah pengurus yayasan, pengawas, direktur, hingga para kepala sekolah dari jenjang KB-TK, SD, SMP, hingga SMA Nasima. Pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum bagi para pengelola pendidikan untuk memperkuat landasan batiniah dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis saat ini maupun di masa depan.

WEJANGAN UNTUK NASIMA: Silaturahmi berjalan hangat dan penuh kekeluargaan. Laporan perkembangan, wejangan atau nasihat, dan doa menghiasi silaturahmi dalam rangka Idul Fitri tersebut.
Setelah sesi silaturahmi dan mendengarkan wejangan, kegiatan ditutup dengan ziarah ke makam KH Abdul Hadi Girikusumo dan KH Muhammad Zuhri yang terletak di kompleks Makam Giri. Di depan pusara ulama besar tersebut, rombongan Sekolah Nasima memanjatkan doa bersama sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa para leluhur penyebar agama Islam. Tradisi ziarah ini menjadi pengingat bagi para pendidik akan pentingnya menjaga sanad keilmuan dan spiritualitas dalam menjalankan amanah mencerdaskan kehidupan bangsa.

MENGHORMATI LELUHUR: Direktur Asrama dan Keagamaan, Ahmad Mundzir SPd MAg AH (nomor 2 dari kiri) memandu ziarah di depan makam KH Abdul Hasi Girikusumo.
Dalam nasihatnya, KH Munif Muhammad Zuhri menekankan pentingnya figur keteladanan di sekolah. “Saat ini, di antara kemajuan di berbagai bidang kita, terutama generasi bangsa itu butuh pendidikan agama dan akhlak. Kita sebagai pendidik perlu membimbing anak-anak tidak sekadar mengetahui, tetapi mampu memahami dan mengamalkan agama. Dalam pendidikan akhlak, perlu tarbiyah yang istiqomah serta keberadaan uswatun hasanah. Uswatun hasanah adalah sosok teladan paripurna yang pikiran, ucapan, penampilan, dan perilaku baiknya menjadi satu kesatuan. Semoga Sekolah Nasima terus maju, barokah dan manfaat,” tutur Kyai Munif. (naskah: Pram, foto: Rozaq)
