Sekolah Nasima

Lakon Dewa Ruci di Pesantren SMP Nasima

Bagikan

ALUMNI MENDALAMNG:Ki Tony Eka Putra sedang memainkan wayang kulit dalam lakon Dewa Ruci

Kegiatan Pesantren Ramadan SMP Nasima 1447 H/2026 memang terkenal asyik dan sarat makna. Selain serangkaian kegiatan wajib mulai dari sholat wajib, dan sunah dzikir, tadabbur Al-Qur’an, kajian tematik, hingga praktik ibadah, praktik life skill dan kegiatan sosial, kamis malam, 05/03/2026 seusai tarawih dihelat pertunjukan wayang kulit dengan Lakon Dewa Ruci.

Dalangnya adalah Ki Tony Eka Putra, S.Sn alumni SMP Nasima tahun 2011.  Lakon Dewa Ruci diangkat di kegiatan pesantren Ramadan bukan tanpa alasan. Selain sebagai edukasi dan nguri-uri budaya Jawa, Lakon Dewa Ruci ini sangat relevan dengan usaha seseorang dalam laku mencari ilmu dan jati dirinya.

Dewa Ruci sendiri merupakan salah satu kisah penting dalam dunia pewayangan Jawa yang menceritakan perjalanan spiritual Bima untuk mencari hakikat kehidupan. Cerita ini berasal dari kisah dalam epos Mahabharata, tetapi berkembang kuat dalam filsafat Jawa.

Diharapkan santri SMP Nasima menangkap pesan moral lakon Dewa Ruci, yaitu manusia harus berusaha mengenal dirinya sendiri, tekun mencari kebenaran, serta menyadari hubungan spiritual dengan Tuhan agar mencapai kebijaksanaan hidup.

Santri SMP Nasima yang umumnya asing dengan pertunjukan tradisional ini mala mini terlihat sangat antusias. Apalagi cerita walaupun dibawakan dalam Bahasa Jawa, tetapi disediakan teks penjelas dalam Bahasa Indonesia yang ditayangkan melalui Interaktive Flat Panel (IFP) (Taryadi)

Foto Bersama: dalang Ki Tony Ekaputra dengan santri SMP Nasima


Bagikan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *