Sekolah Nasima

Nasima Kumpulkan 160 Juta untuk Penyintas Bencana di Indonesia

Bagikan

AJAKAN DONASI: Sekolah Nasima Semarang melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Baitul Masykur Nasima mengajak warga Sekolah Nasima untuk berdonasi bagi saudara-saudara sebangsa yang terkena musibah bencana alam di Indonesia (Selasa, 9/12/2025)

 

Sekolah Nasima menggelar aksi kemanusiaan dengan membuka donasi bagi para penyintas bencana alam di Indonesia. Penggalangan dana dilakukan selama periode 9–17 Desember 2025 dan melibatkan seluruh elemen keluarga besar Nasima. Donasi tersebut dikumpulkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Baitul Masykur Sekolah Nasima sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama.

Dari hasil penggalangan dana tersebut, peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan Sekolah Nasima yang terdiri dari unit KB, TK, SD, SMP, dan SMA Nasima berhasil menghimpun dana sebesar Rp113.425.000. Sementara itu, karyawan perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Nasima Grup turut berkontribusi sebesar Rp10.000.000, dan Keluarga Pendiri YPI Nasima memberikan donasi sebesar Rp35.000.000.

DONASI DARI TANAH SUCI: Peserta didik SMP Nasima, Callysta (kanan) dan Guru SMP Nasima, Hj Dwi Astuti SPd MM (kiri) menunjukkan kotak yang mereka edarkan untuk turut menggalang donasi kemanusiaan dari jamaah Nasima Jelajah Jejak Rasul yang sedang berada di Makkah, Arab Saudi (15/12/2025).

 

Selain itu, jamaah Nasima Jelajah Jejak Rasul (NJJR) yang baru kembali dari Tanah Suci juga ikut berpartisipasi dengan menyalurkan donasi sebesar Rp1.575.000. Dengan demikian, total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp160.000.000. Dana tersebut rencananya akan disalurkan kepada para penyintas bencana alam di Indonesia, khususnya di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima, Dr Indarti MPd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata nilai karakter yang ditanamkan di lingkungan Sekolah Nasima. “Kegiatan ini merupakan implementasi nilai karakter nasionalis religius warga Sekolah Nasima secara nyata. Ketika suatu wilayah di Indonesia dan saudara-saudara sebangsa terkena bencana, maka kita harus segera bergerak untuk membantu sesuai prosedur penanggulangan kebencanaan yang ada,” ujarnya. (Pram)


Bagikan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *