NES BATCH #4: Jajaran PWNU Jawa Tengah, YPI Nasima, dan LP Ma’arif NU Jawa Tengah bersama para peserta English Capacity Building for NU Educator Batch#4 yang diselenggarakan oleh Nasima Education Scholarship (NES), Jumat 7/8/2026.
Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima melalui Lembaga Nasima Education Scholarship (NES) resmi memberangkatkan 20 orang guru dan ustadz untuk mengikuti program English Capacity Building for NU EducatorsBatch #4 di Kampung Inggris Pare Kediri. Acara pelepasan peserta digelar pada Jumat (7/8/2026) di Lobi Nusantara SMA Nasima Jl Arteri Yos Sudarso 17 Semarang.
Mereka akan mengikuti pelatihan selama 5 pekan atau 40 hari di Kyarra Dormitory, sebuah kompleks asrama holistik integratif di Kampung Inggris Pare Kediri. Selama 6 pekan mereka berlatih bahasa Inggris secara intensif terintegrasi kegiatan pembiasaan harian untuk penguatan jasmani dan karakter nasionalis agamais sebagai seorang guru. Selain itu setiap akhir pekan ada kegiatan supplementary program seperti bela negara, public speaking, jurnalistik, literasi digital, keaswajaan, penguatan kelembagaan, dan kepemimpinan.
Para peserta yang berkesempatan mengikuti program ini berasal dari unsur guru sekolah/madrasah di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah atau Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU), serta ustadz pondok pesantren di bawah koordinasi Rabithah Ma’ahid Islamiyyah (RMI) PWNU Jawa Tengah. Di antara mereka ada 3 peserta delegasi LP Ma’arif NU PWNU Jawa Timur.
Kegiatan pemberangkatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan jajaran pengurus yayasan, antara lain Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah Dr KH Ghufron Hamzah MSI, Wakil Ketua Pengurus LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Dr Hj Hidayatun MPd, Ketua Pengawas YPI Nasima Drs H Ragil Wiratno MH, serta Direktur NES Adhi Nugroho SKel MSc. Program pelatihan intensif ini bertujuan untuk meningkatkan cakrawala dan keterampilan berbahasa Inggris bagi para pendidik di lingkungan NU, sehingga mampu menghadapi tantangan pendidikan di era global.

KHIDMAH YPI NASIMA: Direktur NES, Adhi Nugroho SKel MSc (berdiri di podium) menyampaikan dinamika penyelenggaraan kegiatan sejak batch #1 sampai saat ini sebagai khidmah atau bakti YPI Nasima pada pendidikan di NU dan Indonesia.
Pelaksanaan batch keempat program NES ini mengusung tema Integrating Noble Ethics, Global Competency, and National Integrity. Melalui tema tersebut, program difokuskan agar peningkatan kompetensi berbahasa asing tidak sekadar melatih kecakapan komunikasi, melainkan juga berjalan seiring dengan pembentukan karakter mulia dan penguatan wawasan kebangsaan yang kokoh bagi para guru dan ustadz.

KESEMPATAN BERHARGA: Wakil Sekretaris PWNU Jawa Tengah, Dr KH Ghufron Hamzah MSI (berdiri) memberi nasihat motivatif agar peserta memanfaatkan kesempatan berharga ini untuk meningkatkan kapasitas diri sebagai pendidik NU.
Direktur NES, Adhi Nugroho SKel MSc menekankan pentingnya keseimbangan antara kemampuan bahasa internasional dengan akar budaya bangsa. Integrating Noble Ethics, Global Competency, and National Integrity menjadi spirit utama program ini. Kompetensi global harus tumbuh bersama akhlak mulia dan integritas kebangsaan. Kami ingin para peserta mampu berinteraksi dengan dunia yang semakin terbuka tanpa kehilangan nilai, karakter, dan identitas sebagai pendidik Indonesia,” ujar Adhi Nugroho SKel MSc dalam sambutannya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris PWNU Jawa Tengah, Dr KH Ghufron Hamzah MSI menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sinergi dan komitmen berkelanjutan yang dibangun oleh YPI Nasima dan NES. Beliau berharap sepulangnya dari Pare, para peserta dapat mengimbaskan ilmu dan semangat baru tersebut ke lembaga pendidikan masing-masing. “Program ini merupakan langkah strategis dalam mendongkrak kualitas serta daya saing para pendidik NU di kancah internasional. Harapannya, para guru dan ustadz sekembalinya dari Pare dapat menularkan wawasan global berlandaskan akhlakul karimah ini kepada para santri dan siswa di daerahnya,” tutur Kiai Ghufron. (Pram)
