SILATURAHMI TEMAN SEPONDOK: Dari kiri, Ahmad Mundzir MAg AH, KH Hanief Ismail Lc, KH Idris Hamid, H Yusuf Nafi, dan H Ahmad Jauhari MPd. Mereka berbincang akrab dalam silaturahmi pendidik Sekolah Nasima dengan Pengasuh Ponpes Salafiyah Pasuruan.
Sabtu malam 27/9/2025, ratusan peserta Jelajah Pendidik Merah Putih (JPMP) 2025 yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan Sekolah Nasima Semarang melaksanakan ziarah auliya di Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut menjadi rangkaian penutup kegiatan JPMP hari kedua setelah sejak pagi hingga waktu Isya mereka melakukan agenda jelajah edukatif di Taman Safari Prigen dan mengenal sejarah Masjid Cheng Ho, ikon toleransi dan budaya Islam di Jawa Timur.
Ziarah diawali dengan silaturahmi perwakilan Pembina dan Pengurus Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima ke kediaman Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Pasuruan, KH Idris Hamid. Beliau merupakan dzuriyah atau keturunan dari auliya ternama yang penuh karomah, KH Abdul Hamid Pasuruan. Rombongan YPI Nasima yang hadir antara lain Ketua Pembina, KH Hanief Ismail Lc; Pendiri sekaligus Anggota Pembina, H Yusuf Nafi SH CN; Direktur Asrama dan Keagamaan, Ahmad Mundzir MAg AH; serta Direktur Sarana Prasarana, H Ahmad Jauhari MPd.
Pertemuan berlangsung penuh keakraban mengingat KH Idris Hamid dan KH Hanief Ismail memiliki kedekatan khusus, karena pernah menjadi teman satu pondok saat menempuh pendidikan pesantren puluhan tahun lalu. Suasana silaturahmi yang berlangsung sekitar satu jam itu mempererat jalinan ukhuwah dan menambah makna spiritual sebelum bersama-sama menuju makam KH Abdul Hamid.
“Saya itu selalu menekankan kepada para wali santri untuk selalu mendoakan anaknya. Kalau saya sendiri, tidak bisa menyebut nama santri satu per satu. Namun, kalau orang tua mereka masing-masing, akan menyebut nama anaknya satu per satu. Doa orang tua kepada anaknya itu mandi (Jw = mustajab). Jadi anak mendoakan orang tua. Orang tua juga mendoakan anaknya. Dalam mendidik anak, yang dipikir jangan selalu nanti kerjanya apa. Fuluuuuus (Arab = uang) terus. Jangan!” kata nasihat KH Idris Hamid.

ZIARAH KH ABDUL HAMID: Jamaah pendidik Sekolah Nasima yang sedang melakukan kegiatan Jelajah Pendidik Merah Putih (JPMP) sedang berziarah di Makam KH Abdul Hamid di Kompleks Masjid Agung Al Anwar Pasuruan.

MENINGKATKAN RELIGIUSITAS: Kegiatan ziarah bermanfaat meningkatkan religiusitas pendidik Sekolah Nasima sekaligus memetik nilai keteladanan dan spirit perjuangan dakwah maupun perjuangan membela tanah air dan memajukan umat. Pendidik Sekolah Nasima atau peserta JPMP berfoto di depan Masjid Agung Al Anwar, Pasuruan.
Setelah silaturaahmi, rombongan Nasima melakukan ziarah di kompleks makam auliya yang terletak di belakang Masjid Agung Al Anwar, Pasuruan. Ketua Pembina YPI Nasima, KH Hanief Ismail Lc, menyampaikan bahwa kegiatan ini, sebagai bagian dari kegiatan JPMP tidak sekadar kunjungan biasa, tetapi juga upaya “menjelajahi” riwayat serta jejak-jejak perjuangan dakwah para auliya. Selain itu juga meneladani semangat menimba ilmu, kealiman, serta akhlak mulia para auliya. “Ziarah ini menjadi momentum bagi para guru untuk mengambil ibrah dari para ulama terdahulu, agar semangat perjuangan dan nilai keikhlasan mereka bisa tercermin dalam mendidik generasi,” ujarnya. (naskah: Pram, foto: Rizaq dan Mundzir)

Mengambil teladan dari para ulama terbaik. Ya Allah berikanlah kebaikan untuk dunia dan akhirat kami. Aamiin.