SEMANGAT PEMBELAJAR: Direktur Pendidikan YPI Nasima, Sri Budiani MPd dan Apple Edutech Consultant, Mr James Tjahjana Mpsi (tengah berbusana hitam) bersama para Guru Penggerak Digital (GPD) Sekolah Nasima seusai pelatihan (5/9/2026)
Sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pembelajaran berbasis teknologi informasi terapan, sebanyak 16 orang Guru Penggerak Digital (GPD) jenjang SD, SMP, dan SMA Nasima berkumpul di ruang kelas Bagan Siapiapi SMA Nasima Semarang pada Jumat hingga Sabtu, 4–5 September 2026. Pelatihan intensif ini menghadirkan Manajer Apple Education Indonesia, Mr James Tjahjana MPsi, beserta tim fasilitator profesionalnya. Kegiatan peningkatan kompetensi pendidik berkelanjutan ini turut dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Direktur Pendidikan YPI Nasima, Sri Budiani MPd.
Pada tahun ajaran 2026/2027, Sekolah Nasima resmi memulai program kelas digital dengan memanfaatkan perangkat Nasima Learning Tool (NLT) berupa iPad yang dikelola secara terintegrasi melalui sistem Mobile Device Management (MDM). Kehadiran NLT ini melengkapi sarana Interactive Flat Panel (IFP) yang telah terpasang di seluruh ruang kelas, sehingga ekosistem pembelajaran digital yang interaktif dan progresif dapat terselenggara dengan optimal di jenjang SD, SMP, maupun SMA Nasima. NLT berupa iPad memberi manfaat dari sisi portabilitas, durabilitas, aksebiltitas atau bisa multitasking untuk berbagai bidang, integratif, menjaga privasi, aman dari aplikasi tidak ramah anak, serta efisien daya baterei.
Sebagai bentuk keseriusan dalam mentransformasi metode pembelajaran, peserta didik baru yang mendaftar pada tahun ajaran mendatang akan langsung menerima perangkat iPad sebagai NLT pribadi mereka. Kebijakan ini menjadi pijakan awal dari tahapan modernisasi sarana belajar yang dirancang dengan matang oleh pihak yayasan dan sekolah guna menyongsong era pendidikan masa depan.

SERIUS BERLATIH: Para GPD tampak berlatih sungguh-sungguh mengenal, menggunakan, serta mengembangkan sistem pemanfaatan dalam pembelajaran digital.
Penerapan teknologi NLT ini akan dilakukan secara bertahap di seluruh lini pendidikan. Ditargetkan selambat-lambatnya pada tahun ajaran 2028/2029, seluruh peserta didik jenjang SD mulai dari kelas IV, serta seluruh siswa jenjang SMP dan SMA Nasima sudah sepenuhnya memanfaatkan NLT dalam proses belajar-mengajar harian di ruang kelas.

REWARD PENYEMANGAT: Pada sela sesi pelatihan diadakan game edukatif dengan bingkisan menarik bagi para pemenang.
Direktur Pendidikan YPI Nasima, Sri Budiani MPd, menegaskan pentingnya kesiapan para pendidik dalam mengawal transformasi teknologi ini. “Program penguatan kompetensi bersama tim Apple Education Indonesia ini merupakan langkah nyata Sekolah Nasima untuk memastikan para guru siap menjadi fasilitator pembelajaran digital yang kreatif, aman, dan bermakna. Pemanfaatan Nasima Learning Tool bukan sekadar menghadirkan perangkat canggih di kelas, melainkan upaya mendasar dalam membentuk karakter peserta didik agar bijak memanfaatkan teknologi serta siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitas kebangsaannya,” ungkapnya. (naskah: Pram, foto: Hanif)
