TARI RATOH JAROE: Anak-anak didik ekstrakurikuler tari SMP Nasima memukau hadirin acara Pelepasan Kelas 9 SMP Nasima dengan pentas tari khas wanita Aceh yang solihah dan dinamis, Ratoh Jaroe (Jumat 11/6/2026).
Suasana haru bercampur semangat menyelimuti Aula Kaimana SMA Nasima di Jalan Arteri Yos Sudarso, Kota Semarang (Jumat, 11/6/2026). Dari jam 07.30 sampai 11.00 WIB ruangan megah tersebut menjadi saksi berlangsungnya prosesi Pelepasan Kelas 9 SMP Nasima yang berjalan dengan sangat khidmat dan berkesan. Sebanyak 119 peserta didik kelas 9 hadir didampingi oleh kedua orang tua mereka untuk merayakan tuntasnya satu tahapan pilar pendidikan. Seluruh guru dan tenaga kependidikan, serta pengurus OSIS SMP Nasima hadir sebagai panitia penyelenggara sekaligus menambah semaraknya kegiatan.
Acara ini juga dihadiri oleh jajaran organ YPI Nasima, antara lain Anggota Pembina Dewi Nasima SKel MSc, Ketua Pengurus Dr Indarti MPd, dan Ketua Pengawas Drs H Ragil Wiratno MH, serta Direktur Eksekutif, Hj Mila Christanty SPd MM. Tampak hadir pula Kepala KB-TK Nasima, Nur Anisah SS MPd, Kepala SD Nasima, Lulu Arifatun Munasyiroh SPd, Kepala SMP Nasima, Yudina Tri Heryanti MPd, dan Kepala SMA Nasima, Sri Utami SPd Gr.
Harmoni budaya
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan yang khidmat, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Mars dan Himne Sekolah Nasima yang menggugah jiwa nasionalisme. Gema wahyu ilahi melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an semakin menambah kekhusyukan momentum tersebut. Setelah laporan kelulusan dan prosesi pelepasan inti, para alumni baru bersama-sama mengikrarkan janji setia mereka untuk Islam rahmatan lil alamin, NKRI, Pancasila dan UUD 1945, serta menjaga nama baik almamater melalui Ikrar Alumni.

PIDATO 5 BAHASA: Peserta didik SMP Nasima (dari kiri), Fadli Hasan, Dimas Lazuardi, Jovita, Aisya Noura, dan Avicenna menyampaikan pidato kesan pesan dalam lima bahasa yang sehari-hari dipelajari di Sekolah Nasima, yaitu bahasa Indonesia, Arab, Jawa, Inggris, dan China.
Suasana semakin semarak saat ekstrakurikuler tari menampilkan Tari Ratoh Jaroe asal Aceh. Tari khas wanita Aceh tersebut mampu membawa SMP Nasima menjuarai beberapa kompetisi seni tari di tingkat nasional maupun internasional, antara lain Juara I di Festival Seni Budaya di Sahinkaya Turki dan Tianjin China. Gerakannya yang rumit, cepat, dan penuh semangat dengan sesekali meneriakkan kata “Nasima!” dan “Indonesia”. Semua hadirin berdecak kagum dan memberi aplaus meriah setiap jeda gerakan.
Salah satu daya tarik utama yang memukau seluruh hadirin adalah penampilan pidato dalam lima bahasa yang dibawakan secara apik oleh perwakilan peserta didik lintas kelas. Keberagaman global ditunjukkan melalui pidato Bahasa Arab oleh Dimas Lazuardi (7B Kediri), Bahasa Jawa oleh Jovita Ghaeran Daniswara (8A Bukit Tinggi), Bahasa Inggris oleh Aisya Noura Alkaf (8A Bukit Tinggi), dan Bahasa Indonesia oleh Fadli Hasan Ridarsyah (9B Biak). Penampilan ini membuktikan keberhasilan Sekolah Nasima dalam membekali anak didiknya dengan kemampuan komunikasi internasional tanpa melupakan akar budaya daerah dan nasional.
Di antara kelima orator muda tersebut, Avicenna Aldrian Pratama, peserta didik kelas 7A Cianjur, sukses mencuri perhatian lewat pidato berbahasa China yang sangat fasih. Kalimat “Jiāyóu ó” yang berarti “Semangat terus ya!” menggema dengan lantang di dalam aula, ditujukan khusus sebagai suntikan motivasi bagi kakak-kakak kelas 9 serta seluruh warga sekolah yang beralamat di Jalan Trilomba Juang 1 Semarang tersebut. Pekikan semangat ini menjadi simbol harapan agar para lulusan tidak pernah lelah dalam mengejar impian setinggi langit di jenjang pendidikan berikutnya. “Gōngxǐ nínmen bìyè la! Xīn lǚchéng jiù yào kāishǐ (Selamat atas kelulusan kakak-kakak! Perjalanan baru akan segera dimulai)” tambah Avicenna.

IKRAR ALUMNI: Alumni kelas 9 SMP Nasima sejumlah 119 anak secara lantang dan khidmat menyatakan ikrar alumni yang mengekspresikan komitmen mereka kepada agama Islam ragmatan lil alamin, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan almamater Sekolah “Merah Putih” Nasima.
Menjelang akhir acara, penghargaan demi penghargaan dianugerahkan kepada para peserta didik yang berhasil mengukir prestasi gemilang selama menempuh studi di SMP Nasima. Setelah doa bersama dilantunkan sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, ketegangan mencair saat seluruh hadirin menyanyikan lagu nasional “Kebyar-kebyar” dengan penuh penghayatan. Acara pelepasan ini akhirnya ditutup secara emosional dengan sesi bersalaman antara guru, orang tua, dan para lulusan, menandai lembaran baru perjalanan hidup mereka yang siap dimulai.
Pendidikan berkelanjutan
Kepala SMP Nasima, Yudina Tri Heryanti MPd dalam sambutan dan laporan pendidikannya menyatakan rasa bangga yang luar biasa kepada seluruh lulusan yang telah menyelesaikan studinya. Beliau menegaskan bahwa sekolah sangat bangga melepaskan 119 mutiara bangsa pada hari ini karena mereka tidak hanya lulus secara akademik, tetapi telah bertumbuh menjadi pribadi yang siap menghadapi tantangan zaman dengan fondasi karakter yang kuat.
Kesan mendalam dan apresiasi tinggi mengalir dari perwakilan orang tua murid Wiyono SIP MSi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Dalam penyampaiannya, Wiyono mengungkapkan bahwa selaku orang tua, mereka menyampaikan kesan yang sangat baik dan terima kasih yang tak terhingga kepada SMP Nasima selama anaknya, Alya Dowita, belajar di sekolah tersebut. “Nasima telah memberikan lingkungan belajar terbaik yang membentuk karakter anak-anak menjadi luar biasa. Pendidikan agama seimbang dengan akademik. Bersyukur juga, anak saya berkesempatan lolos program student immersion ke luar negeri sebanyak 3 kali dan ikut menjadi juara internasional melalui tari Ratoh Jaroe,” kata orang tua murid kelahiran Malang yang besar dan berkarier di Kalimantan Timur tersebut.

APRESIASI PRESTASI: Sekretaris YPI Nasima, Dr Dwi Sukaningtyas MPd dan Kepala SMP Nasima, Yudina Tri Heryanti MPd (nomor 6 dan 7 dari kiri) bersama 10 peserta didik kelas 9 yang meraih nilai akademik tertinggi seusai penyerahan penghargaan dari lembaga.
Sambutan terakhir ditutup oleh Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd yang memberikan ucapan selamat sekaligus menekankan pentingnya menjaga karakter nasionalis agamais serta mengembangkan kompetensi unggul untuk mewujudkan Indonesia Raya agar mampu bersaing dan bersanding dalam peradaban global. Indarti juga mengingatkan pentingnya memilih sekolah lanjutan yang tepat, di mana Sekolah Nasima sendiri menyediakan pendidikan berkelanjutan yang lengkap dari KB, TK, SD, SMP, hingga SMA Nasima dengan kelas reguler maupun internasional, serta didukung fasilitas Daycare edukatif untuk anak usia dini dan Islamic Boarding bagi peserta didik SMP dan SMA yang membutuhkan. “Saat ini pendaftaran Sekolah Nasima semua jenjang masih dibuka. Silakan segera mendaftar,” pungkas Indarti. (naskah: Pram, foto: Latief)

Baarakallaahu fii ‘ilmihum, aamiin🤲