SIAP MENDUKUNG: Kepala Kantor Kemenag Kota Semarang, H Muhtasit SAg MPd (nomor 3 dari kiri) bersama Tim QLC Sekolah Nasima yang didampingi oleh Direktur Asrama dan Keagamaan, Ahmad Mundzir SAg MPd (nomor 5 dari kiri) seusai audiensi terkait rencana tindak lanjut Metode Tartiluna (14/7/2025).
Selasa 14/7/2025, Tim Qur’an Learning Center (QLC) Sekolah Nasima melaksanakan audiensi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Semarang, H Muhtasit SAg MPd. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kepala Kemenag, Jalan Untung Suropati, Kalipancur, Kota Semarang. Kakankemenag didampingi Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pesantren, H Tantowi Jauhari SAg. Suasana audiensi berjalan akrab dan penuh keterbukaan antara kedua pihak.
Tim QLC Sekolah Nasima yang hadir dalam pertemuan ini terdiri dari Ustadz Shodiqun SPd AH, Ustadz M Maimun Fathoni MPd AH, Ustadz Aditia Tresna Wijayanto MPd, dan Ustadz Zainal Qowim SPd. Mereka didampingi oleh Direktur Asrama dan Keagamaan YPI Nasima, Ahmad Mundzir MPd AH, serta Direktur Litbang YPI Nasima, Supramono MPd. Dalam kesempatan tersebut, mereka memaparkan tentang Metode Mengaji Tartiluna, sebuah inovasi pembelajaran Al-Qur’an yang diciptakan QLC. Tartiluna dilengkapi dengan buku modul, alat peraga, metode pengajaran, sistem evaluasi, sistem pengelolaan SDM guru, dan panduan manajemen yang sistematis.
Proses implementasi Tartiluna selama satu tahun ajaran di semua jenjang Sekolah Nasima—mulai dari KB-TK, SD, SMP hingga SMA—berjalan lancar dan berhasil mencapai target. Monitoring serta evaluasi dilakukan secara berkala untuk menyempurnakan segala aspek yang telah disusun. Dengan kesiapan tersebut, Tartiluna siap disosialisasikan dan diterapkan lebih luas di sekolah, madrasah, TPQ maupun lembaga pendidikan lainnya.

SAMBUTAN HANGAT: Silaturahmi dan dialog berjalan hangat serta menyepakati beberapa langkah tindak lanjut untuk menyosialisasikan serta menerapkan Metode Tartiluna ke lembaga pendidikan di luar Nasima.
Kepala Kemenag Semarang, H Muhtasit, menyambut baik inovasi yang dipresentasikan oleh Tim QLC Nasima. “Program Qur’an Learning Center yang diinisiasi Sekolah Nasima sejalan dengan visi Kemenag untuk meningkatkan mutu pendidikan Al-Qur’an. Metode Tartiluna ini sangat potensial untuk menjadi model pembelajaran yang bisa ditiru oleh sekolah maupun madrasah lain, demi melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia,” tegasnya. (Pram)
