Sekolah Nasima

From Flower to Flavor PELJN Kelas IX SMP Nasima.

Bagikan

Sebanyak 165 siswa kelas IX SMP Nasima Semarang, didampingi oleh 10 guru, mengikuti kegiatan Pengenalan Eksplorasi Lingkungan Jelajah Nusantara dengan tema“From Flower to Flavors: Exploring Nature, Creativity, and Traditional Heritage through Floral Drinks and Ampyang Jawa”, Selasa (13/10/2026), di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Kegiatan pembelajaran di luar kelas ini mengajak siswa mengenal potensi alam Indonesia, mengembangkan kreativitas, serta memahami kekayaan warisan budaya melalui pengolahan bunga, tanaman-tanaman herbal menjadi aneka parfum dan minuman herbal. Dan tidak ketinggalan juga pengenalan kuliner dan jajanan tradisional Ampyang Jawa.

Dua lokasi menjadi tujuan eksplorasi, yaitu Rumah Atsiri Indonesia dan industri rumahan Ampyang Jawa. Melalui kunjungan tersebut, siswa memperoleh pengalaman belajar kontekstual dengan menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di sekolah dengan praktik nyata di lingkungan industri baik modern maupun industri rumahan di masyarakat.

Di Rumah Atsiri Indonesia, siswa diajak mengenal potensi tanaman aromatik dan bunga, pemanfaatannya, serta proses pengolahan bahan alami menjadi produk yang bernilai guna. Eksplorasi ini membuka wawasan siswa mengenai hubungan antara keanekaragaman hayati, kreativitas, dan peluang pengembangan produk berbasis sumber daya alam.

Pengalaman tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Siswa belajar bahwa kekayaan flora Indonesia tidak hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk kreatif dengan tetap memperhatikan kelestarian alam dan pemanfaatan sumber daya secara bertanggung jawab.

Perjalanan pembelajaran berlanjut ke industri rumahan Ampyang Jawa. Di tempat ini, siswa mengenal salah satu kekayaan kuliner tradisional yang menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat Jawa. Mereka dapat mempelajari bahan baku, proses pembuatan, serta nilai ekonomi dari usaha kuliner tradisional yang berkembang di tengah masyarakat.

Ampyang Jawa menjadi contoh nyata bahwa makanan tradisional bukan sekadar produk konsumsi, melainkan juga menyimpan pengetahuan, keterampilan, identitas budaya, dan potensi kewirausahaan. Melalui pengenalan industri rumahan, siswa diharapkan semakin menghargai peran pelaku usaha lokal dalam menjaga keberlanjutan tradisi sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Tema “From Flower to Flavors”menegaskan bahwa pembelajaran dapat dimulai dari alam, dikembangkan melalui kreativitas, dan bermuara pada apresiasi terhadap cita rasa serta warisan budaya Nusantara. Kedua lokasi kunjungan memberikan perspektif yang saling melengkapi tentang bagaimana sumber daya alam dan kearifan lokal dapat menjadi inspirasi bagi inovasi masa depan.

Kegiatan Jelajah Nusantara ini juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan observasi, komunikasi, kolaborasi, dan berpikir kritis. Dengan melihat secara langsung proses pemanfaatan sumber daya alam dan produksi kuliner tradisional, siswa diharapkan mampu memahami keterkaitan aspek lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Koordinator Kegiatan, Dwi Purnaning Rahayu, S. Pd., kegiatan ini, SMP Nasima Semarang terus menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan nyata. Eksplorasi lingkungan bukan hanya perjalanan untuk mengenal tempat baru, tetapi juga kesempatan untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, kepedulian terhadap alam, serta kebanggaan terhadap kekayaan budaya Indonesia.

Dari bunga menjadi cita rasa, dari alam menjadi inspirasi, dan dari tradisi menjadi bekal masa depan—itulah semangat Jelajah Nusantara yang diharapkan tumbuh dalam diri setiap siswa kelas IX SMP Nasima Semarang.

Sedangkan menurut Farroos Dilva Yukio (9D) kegiatan di rumah Atsiri ini sangat bermanfaat baginya, terutama jadi lebih mengenal secara langsung berbagai tanaman yang menghasilkan wewangian dan berbagai tanaman herbal yang dapat diolah menjadi minuman sehat. (Naskah dan Foto: Taryadi)


Bagikan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *