Sekolah Nasima

Parenting Daring SMA Nasima : Sinergi Sekolah Dan Orang Tua Dalam Menyiapkan Masa Depan Peserta Didik

Bagikan

Penyampaian materi terkait penenganalan TKA kepada orang tua

SMA Nasima menyelenggarakan kegiatan parenting secara daring pada Sabtu, 10 Oktober 2026, yang dilaksanakan secara bertahap berdasarkan jenjang kelas dengan waktu dan ruang pertemuan (room meeting) berbeda. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB, meliputi tiga sesi, yaitu parenting kelas XII pukul 08.00–09.00 WIB, kelas XI pukul 09.00–10.00 WIB, dan kelas X pukul 10.00–11.00 WIB. Program ini menjadi sarana komunikasi dan sinergi antara sekolah dengan orang tua dalam menyampaikan agenda pendidikan, mempersiapkan program akademik, serta mendukung pengembangan karakter dan perencanaan masa depan peserta didik.

Sesi pertama parenting kelas XII mengusung tema persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA), dengan pembahasan analisis hasil Try Out sekolah yang disesuaikan dengan penghitungan nilai tes UTBK yaitu nilai berdasarkan bobot soal. Sekolah juga menyampaikan informasi pelaksanaan gladi TKA pada 12–15 Oktober 2026 yang wajib diikuti seluruh calon peserta TKA karena berkaitan dengan proses masuk/ log in, menggunakan akun TKA masing-masing peserta. Sebagai tindak lanjut, sekolah merencanakan klinis TKA tambahan pada sore hari selama dua minggu setelah gladi TKA. Selain itu, berdasarkan hasil analisis Try Out Sekolah, akan dipersiapkan program karantina peserta TKA selama dua minggu pasca gladi, dengan kegiatan belajar tambahan pada Senin hingga Kamis sesuai kebutuhan peserta didik yang nilainya masih di bawah kriteria, tanpa menghilangkan kegiatan klinis pagi pada jam ke-0. Pada sesi ini, turut disampaikan informasi Program Edukasi Lanjut Jenjang (PEL-JN) ke Universitas Pembangunan Nasional (UPN) dan Institut Seni Indonesia (ISI) yang berlokasi di Yogyakarta.

Kepala SMA Nasima, Ibu Sri Utami, S.Pd., Gr., dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kerja sama antara sekolah dan orang tua sangat dibutuhkan dalam mendampingi peserta didik menghadapi tahapan penting pendidikannya. Analisis hasil Try Out menjadi dasar untuk menyusun strategi pendampingan yang lebih terarah melalui klinis TKA dan program karantina, dengan mempertimbangkan kebutuhan belajar masing-masing peserta didik. Melalui langkah tersebut, sekolah berharap peserta didik dapat memanfaatkan waktu persiapan secara optimal, meningkatkan pemahaman materi, serta menghadapi TKA dengan kesiapan akademik dan kepercayaan diri yang lebih baik. Dukungan orang tua juga diharapkan dapat memperkuat motivasi belajar dan menjaga konsistensi peserta didik selama mengikuti seluruh rangkaian persiapan.

Sesi kedua yang diperuntukkan bagi kelas XI membahas agenda kegiatan bulan November, terutama pelaksanaan PEL-JN ke Museum Tahir dan Solo Techno Park serta peringatan Hari Sumpah Pemuda. Program PEL-JN diharapkan dapat memperluas wawasan peserta didik mengenai perjalanan evolusi peradaban manusia dari masa lalu hingga masa depan melalui konsep budaya, sains dan tehnologi.. Selain itu, disampaikan pula informasi mengenai latihan TKA bagi kelas XI sebagai bagian dari pengenalan dan persiapan menghadapi evaluasi akademik. Sementara itu, sesi ketiga untuk kelas X berfokus pada persiapan kegiatan bela negara yang direncanakan berlangsung selama kurang lebih tiga hari. Kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat rasa cinta tanah air, serta menginternalisasikan karakter Nasima YES dalam kehidupan peserta didik. Informasi mengenai PEL-JN dan peringatan Hari Sumpah Pemuda juga menjadi bagian dari pembahasan untuk membantu orang tua memahami agenda sekolah mendatang.

SESI PHOTO :  Mengakhiri sesi 1 kelas XII, pserta parenting menyempatkan photo bersama sekaligus bukti kehadiran

Melalui pelaksanaan parenting daring secara berjenjang, SMA Nasima berupaya membangun komunikasi yang efektif dengan orang tua sekaligus memastikan setiap program pendidikan berjalan selaras dengan kebutuhan peserta didik. Kekhasan sekolah juga tercermin melalui pembiasaan peserta didik mengenakan baju profesi sesuai cita-cita dan harapan mereka sebagai bentuk pengenalan diri, motivasi, serta orientasi masa depan. Dengan dukungan sekolah dan keluarga, peserta didik diharapkan mampu mengembangkan potensi akademik, memperkuat karakter, menumbuhkan jiwa nasionalisme, serta mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita. Kegiatan parenting ini menjadi bagian dari komitmen SMA Nasima dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pada pembentukan pribadi yang berkarakter dan berwawasan masa depan (DENI).

 


Bagikan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *