Sekolah Nasima

Hargai Jasa Pendahulu, Guru Sekolah Nasima Lakukan Ziarah

Bagikan

ZIARAH MAKAM PEJUANG NASIMA: Enam orang jajaran direktur YPI Nasima sedang berziarah di Makam HM Nuchri di Weleri Kendal pada Sabtu 3/1/2026.

Organ Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima, guru, dan tenaga kependidikan Sekolah Nasima melaksanakan ziarah ke makam para pendahulu Nasima sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian mereka. Kegiatan ziarah ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-32 Sekolah Nasima, yang diikuti oleh seluruh unsur lembaga dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Di setiap makam peziarah melafal kalimat-kalimat thayyibah dan doa untuk almarhum almarhumah yang diziarahi.

Peziarah dibagi ke dalam beberapa tim, yakni tim organ yayasan, tim KB-TK, tim SD, tim SMP, dan tim SMA Nasima, serta tim pengemudi armada jemput antar Sekolah Nasima. Kegiatan ziarah dimulai pada Sabtu, 20 Desember 2025, dan berakhir pada Sabtu, 3 Januari 2026. Pembagian tim dilakukan untuk memastikan seluruh lokasi makam dapat diziarahi secara tertib dan menyeluruh.

Makam para pendahulu yang diziarahi antara lain makam HM Nuchri di Weleri Kendal, Drs H Djumaeri Ahmad di Klaten, Drs H Saliyun M Amir di Banyumas, serta Muslihudin SPd MM di Kebumen. Sementara itu, makam yang berada di wilayah Semarang meliputi makam H Karmadi dan Sutirah serta H Sutjipto di TPU Mbapi Bojongsalaman, Prof KH Muhammad Amin Syukur MA dan istri, Hj Fatimah Usman MA di Ngaliyan, H Agus Sofwan Hadi SH, Kartika Widiati, dan HM Ridwan di TPU Bergota 2, Dr Noor Miyono MSi di TPU Bergota 1, dan Elly Fajarwati MPsi di TPU Bongsari. Selain itu organ yayasan juga sudah berziarah ke makam KH MA Sahal Mahfudh di Kompleks Makam Waliyullah Syaikh Ahmad Mutamakkin pada Oktober 2025 lalu.

 

 

 

 

ORANG TUA PENDIRI NASIMA: Kalimat thayyibah dan doa dilafal di makam H Karmadi dan Sutirah. Keduanya adalah orang tua dari salah satu Pendiri YPI Nasima, Hj Djumini Setyoadi SH MKn (3/1/2026).

Nama-nama pendahulu yang diziarahi tersebut merupakan sosok-sosok penting dalam proses berdiri dan perkembangan Sekolah Nasima. HM Nuchri misalnya, dia adalah Pengurus dan Penasehat YPI Nasima sejak pertama kali berdiri pada 7 Januari 1994. Tak hanya pikiran, waktu, dan tenaga yang disumbangsihkan untuk Nasima, dia juga memberikan 2 bidang tanahnya untuk Nasima. Satu bidang untuk KB-TK Nasima saat ini dan satu bidang lainnya untuk guest house atau rumah untuk tamu-tamu yang berkunjung ke Sekolah Nasima. Tak hanya itu HM Nuchri sebelumnya juga Ketua YPP Budisiswa yang mengamanahkan pengelolaan SD Trijaya dan SMP Budisiswa berikut aset tanah dan gedungnya yang membuat SD Nasima mengalami percepatan tumbuh kembang dan menjadi titik mula berdirinya SMP Nasima sebagai perubahan nama dari SMP Budisiswa pada Juli 1997.

Sementara itu Drs H Djumaeri Ahmad dan Drs H Saliyun M Amir adalah dua sosok penting terjadinya kerja sama antara Yayasan Pendidikan Pangeran Diponegoro dengan YPI Nasima. Poin terpenting dari kerja sama itu adalah amanah untuk meneruskan pengelolaan SMP Diponegoro dan SMA Diponegoro mulai tahun 2006. Sejak 2006 itulah SMP Nasima akhirnya berlokasi di Jalan Trilomba Juang 1 Semarang. Kemudian SMA Diponegoro berubah nama menjadi SMA Nasima pada tahun 2009. Intinya semua sosok yang diziarahi memiliki peran penting dan jasa besar bagi Yayasan dan Sekolah Nasima.

TERIMA KASIH KEPADA PENDAHULU: Tim guru KB-TK Nasima menziarahi makam Muslihudin SPd MM di TPU Petanahan Kebumen yang wafat pada tahun 2018 saat masih menjabat Manajer Operasional Nonkependidikan YPI Nasima (20/12/2025).

Tak hanya makam para organ yayasan yang diziarahi, tim juga melakukan ziarah ke makam para guru, tenaga kependidikan, pengemudi, dan bahkan peserta didik yang telah meninggal saat masih berbakti di Sekolah Nasima maupun yang sudah purna tugas. Makam mereka juga tersebar di beberapa daerah, misalnya di Pati, Jepara, Kendal, dan Semarang.

PENERUS YANG BAIK: Tim guru SMA Nasima berziarah di makam Drs H Saliyum M Amir di Banyumas (3/1/2026). Jasa almarhum H Saliyun terhadap SMA Nasima sangatlah besar karena SMA Nasima berdiri sebagai salah satu implementasi kerja sama antara YPPD dengan YPI Nasima.

Direktur Humas YPI Nasima, Muhson SPd MM, menyampaikan bahwa ziarah ini bukan sekadar agenda seremonial. “Ziarah ini merupakan ikhtiar kami untuk meneladani nilai keikhlasan, perjuangan, dan pengabdian para pendahulu Nasima. Dengan mengenang jasa mereka, kami berharap seluruh insan Nasima semakin memiliki semangat menjaga amanah pendidikan dan melanjutkan estafet perjuangan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya. (naskah: Pram)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Bagikan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *