Sekolah Nasima

HUT Ke-32, Sekolah Nasima Selenggarakan NES Alumni Summit #1

Bagikan

 

TEMU ALUMNI: Puluhan guru dan ustadz yang menjadi alumni English Capacity Building fo NU Educators berkumpul di Kampung Inggris, Pare, Kediri dalam acara NES Alumni Summit #1 (9-11/1/2026).

 

Nasima Education Scholarship (NES) Alumni Summit #1 digelar di kompleks Asrama Holistik Kyarra, Kampung Inggris, Pare, Kediri, Jawa Timur, pada Jumat–Ahad, 9–11 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-32 Sekolah Nasima dengan mengusung tema “Building Network for Global Achievement”. Sebanyak 41 alumni program English Capacity Building fo NU Educators (pelatihan intensif bahasa Inggris bagi pendidik NU) yang diselenggarakan oleh NES hadir dalam pertemuan dan pelatihan lanjutan tersebut, termasuk tiga orang guru Sekolah Nasima.

NES Alumni Summit merupakan ajang temu alumni sekaligus penguatan kapasitas bagi para guru sekolah atau madrasah Ma’arif NU serta ustadz pondok pesantren di lingkungan PWNU Jawa Tengah. Program NES sendiri berada di bawah Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima Semarang yang fokus pada pengelolaan beasiswa pendidikan bagi kalangan pendidik. Dalam pelaksanaan pelatihan bahasa Inggris, NES bekerja sama dengan ACCESS English School Kampung Inggris Pare. Sejak dimulai pada November 2024, program ini telah meluluskan tiga angkatan dengan jumlah sekitar 25 peserta di setiap angkatan.

Acara pembukaan dilaksanakan pada Jumat malam, 9/1/2026, dan dihadiri oleh tim NES serta ACCESS. Dari NES hadir antara lain Adhi Nugroho SKel MSc, Ilyas Johari SPd MM, Dwi Astuti SPd MM, Ahmad Jauhari MPd, Ahmad Mundzir MAg AH, dan Supramono MPd. Sementara dari ACCESS hadir Muhammad Sarifudin (Coach Limbad), Muhammad Nashihin (Coach Macho), dan Johanis Abraham (Coach Jo).

PENULISAN AKADEMIS: Para peserta NES Alumni Summit tampak serius mengikuti pelatihan penulisan akademik berbahasa Inggris bersama salah satu coach ACCESS English School, Tria Megawati (berdiri memegang kertas) pada Sabtu 10/1/2026.

Dalam sambutannya, Ilyas Johari menegaskan bahwa NES Alumni Summit dirancang lebih dari sekadar ajang silaturahmi. “Kegiatan ini tidak sekadar temu alumni biasa, tetapi diisi beberapa kegiatan edukatif yang menguatkan kompetensi, komitmen, dan kolaborasi para alumni NES setelah mengikuti pelatihan beberapa waktu lalu. Kita berharap mereka mampu bergerak dan menggerakkan komunitas, serta mengembangkan jaringan pendidikan di daerah masing-masing untuk meningkatkan kualitas kompetensi berbahasa Inggris,” ujarnya.

Salah satu peserta, Elli Setiawan SPd dari MTs Tarbiyatul Islamiyah Jakenan Pati, menyampaikan bahwa program NES mendorong alumni untuk berkontribusi nyata di daerah. Ia bersama alumni lain telah membentuk Ma’arif English Community (MEC) di Kabupaten Pati. Hal serupa disampaikan Farro Durrotul Qorri’aina SPd dari SMP Wahid Hasyim Pekalongan yang bersama alumni NES Pekalongan berhasil menyusun modul pelatihan bahasa Inggris yang praktis dan efektif.

OLAHRAGA BERSAMA: Peserta dan tim NES selaku penyelenggara kegiatan foto bersama di lapangan basket Kyarra Kampung Inggris Pare seusai berolahraga bersama.

Selama kegiatan, peserta mengikuti pelatihan Academic Writing pada Sabtu, diskusi bersama PWNU Jawa Tengah dan mitra pada Sabtu malam, serta outbound pada Ahad. Di sela-sela agenda utama, tradisi shalat berjamaah, kuliah subuh berbahasa Inggris, mujahadah, shalawat Munfarijah, makan bersama, dan olahraga pagi tetap dilaksanakan untuk menguatkan kebersamaan dan nilai spiritual para alumni. (Pram)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Bagikan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *