Sekolah Nasima

Idul Adha 1446 H, Peserta Didik Nasima Menabung Kurban Rp371.085.000

Bagikan

 SERAH TERIMA KURBAN: Wakil Ketua Pengurus YPI Nasima, Ilyas Johari SPd MM (nomor 3 dari kiri) menyerahkan kurban sapi kepada Pengurus Takmir Masjid Darul Arqom Puspanjolo didampingi Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd (nomor 2 dari kiri) dan jajaran direksi dan Panitia Idul Adha Sekolah Nasima (Rabu 4/6/2025).

Sekolah Nasima Semarang menyelenggarakan kegiatan Peringatan Hari Raya Islam (PHBI) Idul Adha 1446 Hijriyah tahun 2025. Ragam kegiatan diselenggarakan untuk mengenang sekaligus meresapi makna peristiwa ujian ketakwaan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim alaihissalam dan Nabi Ismail alaihissalam ribuan tahun lampau. “Kegiatan terdiri dari pengumpulan tabungan dan infak kurban, pembelian dan pendistribusian hewan kurban, serta shalat Idul Adha. Pengumpulan tabungan dan infak dilakukan pada tanggal 24 April sampai 3 Juni 2025. Pengumpulan tabungan dan infak diikuti semua peserta didik KB, TK, SD, SMP, dan SMA, termasuk guru dan tenaga kependidikan sebagai fasilitator sekaligus motivator bagi peserta didik,” kata Direktur Asrama dan Keagamaan sekaligus Ketua Panitia PHBI Idul Adha 2025, Ahmad Mundzir SPd MAg AH.

“Di setiap unit dipasang semacam papan jurnal tabungan yang dituliskan perolehan setiap kelas. Tujuannya untuk saling memotivasi atau menciptakan persaingan positif antarkelas. Sampai akhir pengumpulan di semua unit sekolah tercatat tabungan dan infak sebesar Rp 371.085.000. Dana tersebut dibelikan sebanyak 4 ekor sapi seharga Rp 88.900.000 dan 89 ekor kambing seharga Rp 282.185.000,” tambah Mundzir.

Proses pembelian hewan kurban melalui suatu mekanisme yang ketat. “Panitia berupaya menjalankan amanah kurban dari waga sekolah dengan sebaik-baiknya. Kita memilih rekanan peternak yang jujur dan amanah. Kita buat suatu kontrak dengan rekanan. Semua hewan kurban dijamin keabsahan secara syariah, kesehatan, serta kualitasnya. Khusus untuk kambing disepakati berat minimal yaitu 30 kilogram,” kata Mundzir. “Operasional kegiatan untuk pembuatan kandang, perawatan hewan kurban, transportasi pengantaran, dan sebagainya didanai dari Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) Sekolah Nasima. Operasional tidak mengambil dari tabungan kurban anak-anak. Alhamdulillaah proses kurban berjalan lancar,” tambahnya.

HARUS AMANAH AGAR SAH: Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd (menghadap kamera nomor 2 dari kiri) memberi arahan agar para penerima hewan kurban melaksanakan perawatan, penyembelihan, dan pendistribusian kurban sesuai syariah agar ibadah kurban warga Sekolah Nasima menjadi sah.

Sah secara syariah

Halaman Masjid Baitul Masykur Nasima di kompleks SMA Nasima Jalan Yos Sudarso 17 Arteri Utara Kota Semarang menjadi tempat penerimaan hewan kurban. Semua hewan kurban dikirim oleh rekanan peternak pada Jumat 14/6/2024. Guna memastikan keabsahan, kesehatan, dan kualitas, maka saat hewan kurban tiba dilakukan proses verifikasi ulang oleh panitia dan penimbangan bobot hewan sesuai kesepakatan, yaitu minimal 30 kilogram.

Distribusi hewan kurban dilaksanakan pada Rabu 4/6/2025. Acara distribusi hewan kurban diawali dengan suatu seremoni di dalam Masjid Baitul Masykur Nasima. Tampak hadir beberapa organ Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima, pimpinan unit sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan perwakilan peserta didik. Selain itu hadir pula pihak-pihak penerima hewan kurban dari panti asuhan, pondok pesantren, takmir masjid atau mushala, dan warga masyarakat sekitar sekolah yang telah ditentukan. Organ YPI Nasima yang hadir antara lain Ketua Pengurus, Dr Indarti MPd, Direktur Eksekutif, Hj Mila Christanty SPd MM, serta para kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan yang menjadi panitia.

Acara inti seremoni serah terima di dalam masjid terdiri dari pengantar Ketua Panitia Idul Adha Sekolah Nasima, Ahmad Mundzir SPd MAg AH dan sambutan Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd serta serah terima hewan kurban secara simbolik. “Panitia insyaAllah sudah menjalankan amanah dengan mengadakan hewan kurban yang sesuai syarat syariah, kesehatan, dan kualitas. Untuk selanjutnya kami mohon kepada para penerima hewan kurban pun dapat amanah untuk merawat, menyembelih, dan mendistribusikan kurban sesuai syariah maupun adab-adab yang baik. Secara detail panitia telah mewajibkan penerima untuk mengikuti kursus online tentang tatacara penyembelihan kurban yang diselenggarakan oleh NU Online. Kita ingin memastikan para penerima menerapkan tatacara penyembelihan dan pendistribusian daging kurban sesuai ketentuan syariah sehingga kurban yang diamanahkan sah. Silakan lihat juga video tentang ibadah kurban di kanal Youtube Sekolah Nasima,” kata Indarti.

CERIA BERKURBAN: Perwakilan peserta didik SD Nasima mengunjungi “kandang” hewan kurban Sekolah Nasima di halaman Masjid Baitul Masykur sebelum diserahkan kepada pihak-pihak yang ditentukan panitia.

SEJAK DINI: Peserta didik Kelompok Bermain Nasima didampingi Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd (kiri belakang) dan Kepala KB-TK Nasima, Nur Anisah SS MPd menyerahkan kambing kurban kepada Pengurus Takmir Masjid Mugas (kanan)..

Setelah itu acara serah terima secara simbolik. Wakil Ketua Pengurus YPI Nasima, Ilyas Johari SPd MM menyerahkan simbol hewan kurban kepada salah satu perwakilan masyarakat yang berhak menerima. Selanjutnya secara berurutan panitia menyerahterimakan hewan kurban kepada pengurus panti asuhan, pondok pesantren, dan takmir masjid yang hadir di Masjid Baitul Masykur. Selain itu panitia juga melakukan pengantaran hewan kurban, baik sapi maupun kambing khusus untuk masjid-masjid dan pesantren di sekitar sekolah, yaitu Masjid Al Muslim, Masjid Darul Arqom, dan Pondok Pesantren Raudhatul Qur’an Annasimiyyah.

 Kontekstualisasi makna Idul Adha

Malam Idul Adha (Kamis 5/6/2025) di Sekolah Nasima dihiasi oleh takbir atau kalimat-kalimat yang mengakui kebesaran Allah Subhanahu Wata’ala. Acara takbiran dilaksanakan di Masjid Baitul Masykur Nasima setelah shalat Magrib berjamaah sekitar jam 18.00 sampai jam 22.00 WIB. Puluhan peserta didik SMA Nasima yang tergabung dalam kepengurusan OSIS dan Takmir atau kerohanian Islam yang menjadi pelaksananya. Mereka didampingi oleh beberapa guru.

Keesokan harinya, Jumat 6/6/2025 dilaksanakan Shalat Idul Adha di Masjid Baitul Masykur. Ratusan jamaah yang terdiri dari dari organ YPI Nasima, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan peserta didik Sekolah Nasima, serta masyarakat umum memenuhi masjid. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib adalah Koordinator Qur’an Learning Center Sekolah Nasima, Ustadz Shodiqun SPd AH.

KONTEKSTUAL: Khatib Shalat Idul Adha di Masjid Baitul Masykur Sekolah Nasima, Ustadz Shodiqun SPd AH mengajak jamaah untuk memaknai Idul Adha secara kontekstual agar penghayatan dan penerapannya dapat disesuaikan dengan perkembangan zaman.

Dalam khutbahnya, Ustadz Shodiqun mengatakan bahwa Idul Adha merupakan peristiwa sejarah yang penuh makna edukatif dan layak diabadikan sebagai sarana “cultural memory” dan proses internalisasi moralitas. “Peristiwa Idul Adha merupakan rujukan bagi orang tua agar meneladani Nabi Ibrahim yang terbukti sukses mendidik anaknya, khususnya Nabi Ismail. Ismail merupakan contoh generasi muda yang beriman dan beraqidah sangat kuat serta berkarakter mulia berkat didikan kedua orang tuanya serta kemauannya sendiri yang kuat untuk selalu bertaqwa kepada Allah, tawaduk kepada orang tua, berbuat baik kepada sesama’, kata Ustadz Shodiqun.

“Pendidikan karakter bagi generasi milenial, Z, dan Alpha saat ini berada pada fase keguncangan jatidiri dan moral. Dampak negatif globalisasi berpotensi menjauhkan generasi muda dari nilai-nilai agama dan akhlak mulia. Kita bisa mengamati, anak-anak muda sekarang cenderung hedonis pragmatis, individualis, kurang sopan santun serta banyak perilaku yang menyimpang dari kepatutan. Meneladani cara didik Nabi Ibrahim dan pola tumbuh kembang Ismail secara kontekstual bisa menjadi inspirasi bagi orang tua maupun generasi muda saat ini,” tambah Ustadz Shodiqun dalam khutbahnya. (naskah: Pram, foto: Hanif & Nur)

 

DAFTAR PESERTA DIDIK/ORANG TUA SEKOLAH NASIMA

YANG MENITIPKAN HEWAN KAMBING KURBAN

PADA IDUL ADHA 1446 H/2025

 

NO NAMA KELAS
1 Gladis Mulya Andromeda binti Aji Wundri Marhening VIII SMP Nasima
2 Faza Putra Daniswara bin Muh Musonif Alumni
3 Agus Andriawan Bin Warijan (OTM Almira) SD Nasima
4 Lukman Hidayat Bin Suwanto (OTM Almira) SD Nasima

 

DAFTAR PESERTA DIDIK/ORANG TUA SEKOLAH NASIMA

YANG MENABUNG SENILAI HEWAN KAMBING KURBAN

PADA IDUL ADHA 1446 H/2025

 

NO NAMA KELAS
1 Adhyastha Sakti Nararya bin Eko Sulistyono Effendi KB 1
2 Senja Adenaya Siswanto binti Eko Adi Siswanto TK A 1
3 Zaenab Arin Almuna binti Kalih Rahmat Gusti TK A 3
4 Zaira Gayatri Anandifa binti Finan Sukma Radipta KB 2
5 Muhammad Shalih Aidan Mursyidi bin Muhamad Ali Mursyidi KB 2
6 Almahyra Queenzy Hemaputri binti Hepi Yulian Furi Santoso TK B 1
7 Binar Biru Gemintang binti Eko Firli TK B 2
8 Amankila Cahaya Jiwa binti Eko Firli KB 2
9 Catalaura Audrina Haryadi bin Sigit Haryadi Toddler
10 Farras Ahza Zahran Wijaya bin Indarta Wijaya 6 Kendari
11 Amira Alia Sarasvati Fahmi binti Ahmad Yasir Fahmi 4 Palembang
12 Devandra Muhammad Anargya Prabowo bin Ariatmo Prabowo 4 Pontianak
13 Jihan Salsabila Suprapto binti Agus Suprapto 5 Fak fak
14 Zaydan Arjuna Elhasiq bin  Herjuno Kuncoro Jakti 1 Pati
15 Nausha Afrinnara Zhalika Mayfa binti Moh. Arifin 1 Pati
16 Naufal Arfilanno Zhafran Rafif bin Moh.Arifin 5 Ternate
17 Nola Olinda Lintang Aqila binti Sutikno 5 Ternate
18 Nadhira Avrilia Calistatori Binti Supriyanto 1 Majalengka
19 Mikhayla Zalindra Nugroho binti Didik Setyo Nugroho 1 Majalengka
20 Tanaya Ammar Fadhil bin Sudarmono 6 Manado
21 Arasely Sabrina Azzahra binti Irwan 1 Bandung
22 Armadillo Amsyar Ibrohim bin Abdul Rohim 5 Wamena
23 Mahira Shereen Alia Mursyidi binti Muhamad Ali Mursyidi 2 Denpasar
24 Ahmad Alif Adiansyah bin Drajad Adi Prayitno 2 Malang
25 Anak Agung Rajwa Dahayu Chantya binti Anak Agung Dwioka Suryandika 1 Pati
26 Magali Bening Gemilang binti Eko Firli 4 Palembang
27 Dani Kurniawan bin Mas’an OTM dari Qianna Hadida Kusuma Putri 1 Karawang
28 Alesha Rakhshinda Ayri binti Henri Desyardi 4 Bengkulu
29 Aliya Rachmadina  Ayri binti Henri Desyardi 2 Denpasar
30 Rumaisha Khaira Sakhi binti Dani Prasetyo 4 Bengkulu
31 Kirana Alysha Nugroho binti Adhi Nugroho 3 Samarinda
32 Keenandra Ammar Rafif bin Thomas Aries Munandar 5 Fak fak
33 Leanai True Asmara binti Elly Asmara 5 Sorong
34 Alya Dowita Ramadhania binti Wiyono 8A
35 Maisha Kyara Anindya Devi binti Bobby Indra Purwanagaraa 7B
36 Daffa Adjienegara bin Andrijanto Surjo Sudiro 9D
37 Albiansyah Syarif Harshad bin Priyo Setiawan 7F
38 Rafa Adjienegara bin Andrijanto Surjo Sudiro 7C
39 Radhitya Adkha bin Sugiyarto 7A
40 Athalla Ziggy bin Dimas Erlangga Nugrahadi 7E
41 Ken Yodya Hudoyo bin Sasongko Hudoyo 7C
42 Bondan Dwi Kartiko bin Raharso Saswasono 7E
43 Jelita Ardelia Sutrisno binti Agus Budi Sutrisno 8A
44 Arlandt Andriano Putra Ariawan bin Ariawan Ditya Birawa 8A
45 Naura Zhafira binti Moh Arifin 8E
46 Aziz Hamid Fahrezi bin Trijono Subagyo 9A
47 Abiyyu Ammar Danish bin Sudarmono 9D
48 Indarti binti Suhadi OTM dari Jalu Wigar Nusantara 7E
49 Noura Jihan Nugroho Binti Adhi Nugroho  7D
50 Khairanov Arkaeszha Rahmawanda Bin Adi Rahmawan 7D
51 Nawa Ratna binti Bapak Dwi Utomo Setiawan X-3
52 Gading Schedar Christma Putra bin Christyan Heru Widiyatmoko XII-1
53 Ghani Umar Rasyid bin Trijono Subagyo XII-1

 


Bagikan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *