Mengajarkan kepedulian tidak hanya melalui kata, tetapi juga melalui tindakan nyata. Anak-anak bersama guru melaksanakan salat gaib sebagai bentuk empati dan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Indonesia kembali berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di berbagai wilayah. Di tengah suasana duka tersebut, keluarga besar SD Nasima mengajak seluruh warga sekolah untuk menumbuhkan kepedulian, empati, dan rasa persaudaraan kepada mereka yang sedang menghadapi musibah.
Sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pendidikan karakter anak, kepedulian tidak hanya diwujudkan melalui pemahaman, tetapi juga melalui tindakan nyata. Sebelumnya, keluarga besar SD Nasima telah menunjukkan kepedulian melalui pengumpulan donasi sebagai bentuk bantuan materi bagi saudara-saudara kita yang terdampak musibah.
Selanjutnya, sebagai bentuk dukungan spiritual, anak-anak diajak untuk melaksanakan salat gaib dan doa bersama. Kegiatan ini menjadi momentum bagi anak-anak untuk belajar bahwa ketika saudara sebangsa dan sesama manusia sedang mengalami kesulitan, kita hadir dengan doa, perhatian, dan kepedulian.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak juga belajar memaknai nilai-nilai kasih sayang, solidaritas, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama. Inilah bagian penting dari pendidikan: membentuk anak tidak hanya menjadi pribadi yang cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki hati yang peka terhadap keadaan di sekitarnya.
Semoga doa yang dipanjatkan menjadi bentuk kasih sayang dan penguatan bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Semoga mereka yang telah berpulang mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan, serta seluruh masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan untuk bangkit kembali.
Semoga musibah ini menjadi penegur bagi kita semua, penggugur dosa, serta jalan hadirnya kebaikan yang berlipat ganda.
Allahumma ajirhum fi musibatihim, wakhluf lahum khairan minha.
Mari terus satukan hati, saling menguatkan, dan menebarkan kepedulian. Karena pendidikan sejatinya juga mengajarkan anak-anak untuk hadir bagi sesama, terutama ketika mereka sedang membutuhkan uluran tangan dan doa.

Doa bersama keluarga besar SD Nasima Semoga dikabulkan Allah SWT, memberikan kekuatan dan ketabahan kepada seluruh keluarga yang terdampak, menerima amal ibadah mereka yang telah berpulang, serta menjadikan musibah ini sebagai pengingat bagi kita semua untuk senantiasa saling menguatkan dan menebarkan kebaikan
