Para Da’i perwakilan kelas VII dan VIII berfoto Bersama dengan dewan Juri yang terdiri dari Bu Dwi Astuti, S.Pd., MM., Pak Haji Muhammad Arifin, S.Ag., dan Bu Ida Susanti, S.Pd.
SEMARANG – Menyongsong datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, SMP Nasima menggelar acara pengajian akbar yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf. Acara yang berlangsung khidmat ini menghadirkan penceramah Ustadz Akbar Kanzul Fikri, S.Sos., dengan mengusung tema “Embracing the New Islamic Year with Hope, Faith, and Gratitude”.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Akbar Kanzul Fikri menekankan pentingnya memaknai bulan Muharram sebagai momentum untuk melakukan refleksi diri dan transformasi spiritual. Ia menyampaikan tiga nasihat utama bagi seluruh hadirin, khususnya para peserta didik SMP Nasima.
Tiga Nasihat Utama Ustadz Akbar Kanzul Fikri di Bulan Muharram, yang pertama adalah memperbanyak bersyukur. Artinya, menjadikan momentum tahun baru untuk meningkatkan rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT di tahun-tahun sebelumnya.
Kedua, meningkatkan Keimanan dengan jalan memperkuat fondasi iman dan takwa (iman) serta optimisme (harapan) dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Dan, yang ketiga adalah menjadi teladan yang sukses. Dengan cara mendoakan dan mendorong seluruh siswa-siswi SMP Nasima agar mampu menjadi figur teladan yang sholih dan sholihah, serta meraih kesuksesan dunia maupun akhirat.
Kepala Sekolah SMP Nasima, Yudina Tri Heryanti, M. Pd. berharap, melalui pengajian ini, para siswa tidak hanya merayakan pergantian tahun secara seremonial, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai keimanan, harapan, dan rasa syukur tersebut dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun di rumah.
Kegiatan tauziyah ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadz Akbar, mendoakan keselamatan, keberkahan, serta kelancaran proses belajar-mengajar di lingkungan SMP Nasima sepanjang tahun baru Hijriah ini.
Setelah tauziyah, kegiatan dilanjutkan dengan lomba da’i berbahasa Inggris yang diikuti oleh perwakilan kelas VII dan VIII. Lomba da’I ini bertujuan untuk mengasah keterampilan peserta dalam menyampaikan pesan-pesan agama dalam Bahasa Inggris, sekaligus membangun kepercayaan diri menyampaikan gagasan didepan umum. (Taryadi)
