APRESIASI SEKOLAH: Foto-foto dan nama peserta didik kelas XII SMA Nasima dipajang sebagai apresiasi sekolah atas keberhasilan mereka lolos masuk perguruan tinggi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) resmi merilis pengumuman hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026 secara daring pada Selasa (31/3). Kabar membahagiakan menyelimuti SMA Nasima Semarang setelah 10 peserta didik kelas XII dinyatakan lolos di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) favorit. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras serta strategi yang tepat dalam menghadapi persaingan masuk perguruan tinggi melalui jalur prestasi akademik.
Keberhasilan ini diraih oleh 10 peserta didik yang tersebar di berbagai program studi unggulan. Nama-nama tersebut adalah: Karinia Janeeta Paydra (XII.3) di Akuntansi S1 Universitas Diponegoro; Julia Arum Firlina (XII.1) di Pendidikan Dokter Hewan S1 Universitas Brawijaya; Aqmarani Sauqina Fayatresna Hidayat (XII.2) di Hukum S1 Universitas Diponegoro; Locita Safiira Brightnie Rasheesasami (XII.3) di Teknik Komputer S1 Universitas Diponegoro; Faiz Rakhajati (XII.2) di Sains Data S1 Universitas Sebelas Maret; Angganararas Maheswari (XII.2) di Hubungan Internasional Universitas Diponegoro; Shauma Nasywa Nisafiah (XII.2) di Peternakan S1 Universitas Brawijaya; Fahmi Yusuf (XII.3) di Teknologi Rekayasa Elektronika D4 Politeknik Negeri Semarang; Adinda Mikaila Khairania Moerdityo (XII.1) di Manajemen S1 Universitas Sebelas Maret; serta Adara Aya Nareswari (XII.2) di Peternakan S1 Universitas Diponegoro.
Pencapaian luar biasa ini merupakan hasil dari program bimbingan studi lanjut intensif yang dikelola oleh tim akademik SMA Nasima. Di bawah tanggung jawab kepala sekolah dan koordinasi wakil kepala sekolah bidang kurikulum, tim yang melibatkan guru Bimbingan Konseling (BK) serta guru mata pelajaran ini melakukan pendampingan secara sistematis. Proses dimulai dari brainstorming minat, pemetaan potensi akademik, hingga konsultasi intensif dengan orang tua untuk memastikan pilihan jurusan yang diambil benar-benar efektif dan sesuai dengan kemampuan peserta didik.
Secara data, hasil tahun 2026 ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun 2025. Jika tahun lalu dari 59 peserta didik terdapat 24 peserta didik eligible dengan 9 anak yang lolos (37,5% dari kuota eligible), maka tahun ini dari 64 peserta didik dengan 26 peserta didik eligible, jumlah yang berhasil menembus SNBP naik menjadi 10 anak atau sebesar 38,4% dari kuota eligible. Kenaikan ini mempertegas kualitas bimbingan berkelanjutan yang diterapkan di sekolah yang berlokasi di Jalan Arteri Yos Sudarso tersebut.
Kepala SMA Nasima, Sri Utami SPd Gr, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini, “Alhamdulillah, prestasi ini adalah hasil kerja keras kolaboratif antara guru, orang tua, dan peserta didik, serta tentunya atas pertolongan Allah SWT; kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas bimbingan agar semakin banyak peserta didik yang meraih studi impian mereka.” Senada dengan hal tersebut, Karinia Janeeta Paydra, salah satu peserta didik yang lolos di Universitas Diponegoro, mengungkapkan kegembiraannya. “Saya sangat berterima kasih atas bimbingan intensif dari para guru yang membantu memetakan potensi sehingga saya bisa percaya diri memilih jurusan ini dan akhirnya dinyatakan lolos,” ujarnya. (Pram)
